Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto (tengah)-Dok: CDN
JAKARTA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan, pihaknya akan memberangkatkan kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso (990), ke wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, pascagempa yang mengguncang wilayah tersebut, Minggu (5/8/2018).
Selain, KRI dr. Soeharso (990), TNI juga mengerahkan batalion kesehatan dari Batalion Kesehatan 1/Kostrad dan Batalion Kesehatan 2/Marinir. “Mereka membawa seluruh perlengkapan yang dibutuhkan seperti tenda lapangan, dapur lapangan dan lainnya,” katanya, di Jakarta, Minggu (5/8/2018).
Panglima TNI menambahkan, seluruh pasukan batalion kesehatan tersebut akan diberangkatkan Senin (6/8) pagi, menggunakan pesawat angkut Hercules C-130 TNI Angkatan Udara.
Hadi mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan aparat kewilayahan untuk membantu penanganan korban pascagempa, dengan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi, atas nama institusi dan pribadi menyampaikan duka mendalam kepada korban dan keluarga korban atas musibah yang terjadi.
Selain guncangan gempa utama, gempa susulan dirasakan 14 kali. Berdasarkan laporan BMKG, telah ada tsunami dengan ketinggian tsunami yang masuk kedaratan 10 cm dan 13 cm. Diperkirakan maksimum ketinggian tsunami 0,5 meter. (Ant)