Tahanan Sosma Malaysia Berhenti Mogok Makan
KUALA LUMPUR – 118 tahanan Undang-undang Kesalahan Keselamatan 2012 atau SOSMA menghentikan aksi mogok makan-nya, Minggu (26/8/2018). Aksi tersebut telah dilakukan sejak Sabtu (25/8/2018) pukul 08.00 waktu setempat.
“Saya dan pengacara masuk kira-kira pukul 11.30 pagi, mereka dalam keadaan lemah tapi semua masih baik, kesehatan mereka terus dipantau pihak penjara,” ujar Wakil Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia, Hanipa Maidin, Minggu (26/8/2918).
Hanipa, bersama pengacara, T Harpal Singh, berjumpa tahanan di Penjara Sungai Buloh selama dua jam. Direktur Penjara Sungai Buloh, Abdul Kadir Rais dan Presiden Pertubuhan Ikatan Usahawan Kecil dan Sederhana Malaysia (IKHLAS), Mohd Ridzuan Abdullah, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Lebih dari 100 anggota keluarga tahanan SOSMA berkumpul di depan penjara sejak pukul 11.00 pagi waktu setempat. Mereka meminta pemerintah menghapuskan undang-undang tersebut. “Lawatan saya ke penjara bukan untuk meraih popularitas, ini bagian tanggung jawab saya sebagai menteri. Hari ini misi kita berhasil,” katanya.
Sementara itu, Sekjen Kementrian Dalam Negeri Malaysia, Dato’ Seri Alwi Bin Hj Ibrahim mengatakan, pihaknya telah meneliti semua undang-undang berkaitan keselamatan termasuk SOSMA. Komisi khusus beranggotakan Polisi Diraja Malaysia (PDRM), akademisi, SUHAKAM (Komnas HAM) dan Badan Pengacara Malaysia telah bersidang dua kali dan kembali bersidang pada akhir Agustus 2018 mengenai masalah tersebut. (Ant)