Mbangun Taman Maerokoco Pukau Penonton di TMII

Editor: Mahadeva WS

JAKARTA – Alunan gamelan Jawa mengiringi suara merdu sinden, menggema di Kuncungan Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (18/8/2018) malam.

Begitulah suasana pergelaran wayang kulit semalam suntuk, yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-50 Yayasan Harapan Kita (YHK) 2018 yang kali ini bertema Melanjutkan Harapan Membangun Untuk Indonesia. Dalang Ki Syukron Suwondo tampil memukai penonton dalam gelaran yang mengambil lakon Mbangun Taman Maerokoco tersebut.

Kelir putih yang diteringi oleh lampu senthir, mampu menghidupkan bayangan ukiran pohon dan dedaunan serta tokoh pewayangan yang dimainkan oleh dalang asal Blitar, Jawa Timur tersebut. Olah suara dari Ki Syukron semakin memanjakan telinga para penikmat wayang kulit yang hadir di TMII.

Lakon, Mbangun Taman Maerokoco, memiliki makna taman keagungan, yang sangat diagungkan oleh Srikandi. Namun Taman Maerokoco dirusak oleh Prabu Jungkung Mardeyo. Dan sosok Arjuna berhasil menperbaikinya, bahkan menjadi lebih Indah. Hingga akhirnya Arjuna berhak untuk mempersunting Srikandi.

Menurut Ki Syukron, lakon ini mencerminkan kondisi TMII sebagai taman wisata, yang melestarikan dan mengembangkan seni budaya bangsa. “Mendiang Ibu Tien Soeharto, pemrakarsa TMII berpikir cerdas. Beliau berharap TMII bisa tetap langgeng dalam pelestarian budaya bangsa,” ujar Ki Syukron kepada Cendana News ditemui sebelum pertunjukkan.

Suasana keramaian penonton gelaran wayang kulit bertajuk ” Mbangun Taman Maerokoco” dalam rangka perayaan HUT ke 50 UHK di Kuncungan Sasono Utomo TMII, Jakarta, Sabtu (18/8/2018) malam. Foto: Sri Sugiarti.

Kehangatan suasana pagelaran sangat didukung oleh penonton yang merupakan para pecinta wayang kulit. Mereka hadir dengan mengenakan atribut berupa baju hitam bertuliskan Siapapun Dalangnya, Yang Penting Wayangannya. “Bagi kami, siapapun dalangnya, ya yang penting pentas wayangnya sukses dalam membawakan lakon menghibur penonton. Ki Syukron ini dalang handal,” kata salah satu penonton yang bernama Hartono.

Tak hanya generasi dewasa, banyak anak-anak yang juga turut menyaksikan pementasan Mbangun Taman Maerokoco. “Mau lihat Ki Syukron pentas. Saya bawa anak biar Dia tahu ini wayang kulit budaya asli Indonesia,” kata penonton lainnya Sugitro.

Sugitro mengaku acapkali Ki Syukron pentas di TMII, dirinya selalu menonton. Kelihaian dalang asal Blitar yang bersuara khas tersebut, memukau Sugitro. Sementara mengenai sosok pemrakarsa TMII, Ibu Hj. Siti Hartinah Soeharto atau Ibu Tien Soeharto, yang juga pendiri YHK, Sugitro juga mengaku kagum. Menurutnya, Ibu Tien Soeharto telah mampu mempersatukan budaya bangsa lewat miniatur Indonesia.

Hingga dini hari, pagelaran wayang kulit semalam suntuk tersebut, masih dipenuhi penonton, yang duduk rapi menghayati alur kisah lakon yang dimainkan sang dalang di Kuncungan Sasono Utomo TMII.

Lihat juga...