Machar dan Pemberontak di Sudan Diberi Amnesti Kiir
JUBA – Presiden Sudan, Salva Kiir, memberikan amnesti kepada pemberontak dalam perang saudara di Sudan Selatan. Salah satu yang juga diberi adalah mantan wakilnya, Riek Machar.
Perintah amnesti itu dibacakannya tiga hari setelah Kiir, pemimpin SPLM-IO Machar, menandatangani perjanjian gencatan senjata, dan pembagian kekuasaan di Khartoum, ibu kota Sudan. Pertikaian politik Kiir dengan Machar, berubah menjadi perang sejak 2013 lalu. Perang tersebut, telah membunuh puluhan ribu orang, dan memaksa seperempat penduduk meninggalkan rumah. Perang menghancurkan ekonomi negara yang sangat bergantung kepada minyak tersebut. Perang itu juga menyeret pertikaian antarsuku yang ada di Sudan.
SPLM-IO merupakan kelompok pemberontak terbesar, yang memerangi pemerintah Kiir, dan kelompok yang bersekutu dengannya. Mereka menguasai beberapa kawasan di dekat ibu kota. Kelompok antipemerintah lain juga muncul, dan beberapa di antara mereka berperang satu sama lain. (Ant)