Harga Biji Kopi Di Temanggung Turun

ilustrasi Kebun kopi. -Dok: CDN.

TEMANGGUNG – Harga biji kopi robusta di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, turun. Memasuki akhir panen tahun ini, harganya turun Rp1.000 per kilogram.

Berdasarkan pantauan di Desa Tepusen, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, harga biji kopi robusta di tingkat petani, pada awal panen mencapai Rp24.000 per kilogram. Kini harganya menjadi Rp23.000 per kilogram.

Petani kopi warga Dusun Nolopo, Desa Tepusen, Mujiono (60) mengatakan, meskipun harga biji kopi turun, harga kopi gelondong masih bertahan Rp5.500 per kilogram. Harga tersebut untuk kopi petik campur, yakni merah dan hijau. Sementara untuk petik merah mencapai Rp6.000 sampai Rp6.300 per kilogram. “Penurunan harga tersebut kemungkinan karena produksi kopi tahun ini cenderung melimpah dibanding tahun lalu,” tandasnya, Selasa (7/8/2018).

Petani warga Desa Ngemplak, Kecamatan Kandangan, Eko Susilo menjelaskan, produksi kopi tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Saat tanaman berbunga, bertepatan dengan turunnya hujan yang cukup.

Tahun ini satu pohon bisa menghasilkan lima hingga enam kilogram kopi gelondong, sedangkan tahun lalu hanya menghasilkan empat sampai lima kilogram. Diperkirakan, akhir Agustus ini kemungkinan panen kopi baru selesai, karena ada sebagaian petani belum selesai petik. “Namun, kami menyayangkan harga biji kopi turun di akhir masa panen ini,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...