Emas Naik Tipis Dipicu Pelemahan Dolar AS
CHICAGO – Harga Emas berjangka, di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, turun tipis pada akhir perdagangan Jumat (17/8/2018) malam waktu setempat atau Sabtu (18/8/2018) pagi WIB.
Kenaikan tersebut sebagai ekses dari melemahnya nilai tukar dolar AS. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember, naik 20 sen AS atau 0,02 persen. Ditutup pada 1.344,20 dolar AS per ounce. Tetapi, untuk periode pekan ini, logam mulia tersebut jatuh 2,85 persen, yang menjadi penurunan terbesar dalam lebih dari satu tahun terakhir.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,38 persen menjadi 96,165 pada pukul 17.12 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS turun maka emas berjangka akan naik. Emas yang dihargakan dalam dolar AS, menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
Namun demikian, kenaikan di pasar saham AS, menahan kenaikan emas lebih lanjut. Indeks Dow Jones Industrial Average naik lebih dari satu persen. Ketika ekuitas membukukan keuntungan, mereka akan memikat para investor masuk ke pasar saham.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 8,2 sen AS atau 0,56 persen, menjadi ditutup pada 14,631 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun 7,20 dolar AS atau 0,92 persen, menjadi menetap di 777,30 dolar AS per ounce. (Ant)