Bisnis Pertambangan Perlu Perbanyak SDM Lokal
BANYUWANGI — PT Bumi Suksesindo (BSI) menilai bisnis pertambangan, yang ada di berbagai daerah, perlu memperbanyak sumber daya manusia (SDM) lokal.
“Kami PMDN (perusahaan modal dalam negeri). Kami perusahaan ‘Merah Putih’,” kata Corporate Communicatons Manager BSI, Teuku Mufizar Mahmud, kepada wartawan di Banyuwangi, Jatim, Minggu malam (22/7/2018).
BSI adalah perusahaan tambang emas dan tembaga di Banyuwangi, Jatim, yang berdiri sejak 2011 dan merupakan anak usaha Merdeka Copper Gold.
Menurut Mufizar, pengelolaan BSI di tambang emas Tujuh Bukit, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, menggunakan tenaga kerja lebih dari 1.800 orang, dengan 65 persen dari jumlah itu berasal dari Banyuwangi.
Ia juga mengemukakan bahwa dari jumlah tenaga kerja tersebut, hanya lima yang ekspatriat.
BSI memang sengaja mengutamakan tenaga kerja Indonesia yang muda-muda karena banyak dari mereka yang sebenarnya berkualitas tinggi bila diberikan kesempatan, misalnya posisi “superintendent”.
Tidak hanya di bidang pertambangan, BSI juga mencari pekerja nasional dari beragam bidang seperti di sektor perhotelan dalam rangka mengatur akomodasi pekerjanya.
Sebelumnya, Labor Institute Indonesia (LII) atau Institut Pengembangan Kebijakan Alternatif Perburuhan berharap PT Freeport Indonesia yang 51 persen sahamnya akan dimiliki Indonesia dapat lebih menyerap pekerja lokal.
Sekretaris Eksekutif LII, Andy William Sinaga, menyatakan tidak hanya Freeport, namun juga Blok Mahakam yang kini 100 persen hak partisipasinya dimiliki Indonesia dapat melakukan hal yang sama terkait penyerapan pekerja lokal.
“Menurut catatan Labor Institute, pada 2017 jumlah pekerja Freeport Indonesia mencapai 33.452 orang dengan rincian 32.608 pekerja lokal dan 844 pekerja asing,” kata Andy,di Jakarta, Jumat (13/7/2018).
Dia mengatakan, dari total 33.452 tenaga kerja tersebut, sebanyak 12.184 merupakan karyawan langsung dan 21.286 lainnya pekerja kontraktor.
Labor Institute Indonesia mengusulkan pemerintah mendirikan sekolah kejuruan pertambangan di wilayah sekitar eksplorasi tambang agar warga lokal dapat meningkatkan kemampuannya, sehingga lebih mudah diterima bekerja.
“Dengan begitu pemerataan kesempatan bekerja juga dapat dinikmati warga lokal dan kepemilikan saham mayoritas oleh Indonesia dapat memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat lokal,” kata dia. (Ant)