Ini Peraih Anugerah Syiar Ramadan 2018
Editor: Mahadeva WS
JAKARTA – Program Syiar Anak Negeri tayangan Metro TV meraih penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2018 dari Komisi Penyiaran Indonesia(KPI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Anugerah Syiar Ramadan 2018 diberikan kepada program acara televisi yang menonjolkan kekhususan peran pemuda yang kreatif dan inovatif dalam berkarya program Ramadan.
“Kami memberikan penghargaan khusus program inspirasi pemuda Indonesia. Selamat kepada pemenang program Syiar Anak Negeri. Selamat juga kepada seluruh pemenang Anugerah Syiar Ramadan 2018,” kata Menpora Imam Nahrawi dalam sambutan penyerahan penghargaan Syiar Ramadan di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (28/6/2018).
Menpora mengatakan, pihaknya akan terus mengawal potensi kepemudaan yang ada di Indonesia. Termasuk memfasilitasi serta mengaktualkan seluruh bakat dan minat yang dimiliki. Dengan demikian diharapkan, 62 juta pemuda Indonesia bisa mendapatlan rule model yang baik yang ditampilkan oleh lembaga penyiaran dengan program-program yang inspiratif.
“62 juta pemuda itu adalah masa depan Indonesia. Kami akan terus mendorong dan menfasilitasi mereka agar menjadi rule model yang baik, lebih-lebih di bulan penuh berkah Ramadan,” tambah Imam.
Menpora mengapreasi insan televisi yang selama Ramadan telah berkomitmen menampilkan program religi yang sangat bagus. diharap kedepannya, program-program tersebut dapat lebih dimaksimalkan, sehingga banyak anak muda yang semakin kreatif.
Diharapkan, program kebaikan ini terus disyiarkan, tidak hanya di Ramadan. Sehingga, tayangan program di bulan-bulan lain suasananya persis di bulan Ramadan yang penuh dengan penghayatan keimanan.

Ketua KPI Yuliandre Darwis menambahkan, tayangan Ramadan jelas harus mengedepankan nilai-nilai keagamaan. Dan, lembaga penyiaran harus menjadi teladan bagi masyarakat. Tahun sebelumnya, KPI hanya bekerja sama dengan MUI untuk mengawasi dan memberikan penilaian kepada program-program Ramadan yang berkualitas.
Tahun ini, Anugerah Syiar Ramadan melibatkan Kemenpora, karena dengan Kemenpora diharapkan dapat ikut mendorong lembaga penyiaran menyajikan tayangan yang berkualitas dan inspiratif bagi pemuda. “Dalam rangka menyambut bonus demografi, pemuda harus paham dengan literasi media,” ujarnya.
Penilaian dilakukan KPI bersama MUI dan Kemenpora dalam menentukan siapa yang terbaik dari tujuh kategori. Katagori yang dinilai kategori Wisata Budaya, pencarian bakat, talkshow, kultum, pogram sinetron Ramadan, dan reality show.
Pemenang Anugerah Syiar Ramadan 2018 yang mengedepankan tayangan nilai-nilai keagamaan selama Ramadan 1439 Hijriah. Reality Show: Menjemput Berkah (Trans7), sinetron atau film Tiada Hari yang tak Indah (SCTV), ceramah Damai Indonesiaku Spesial Ramadhan (TV One), pencarian bakat Hafiz Indonesia (RCTI), wisata budaya Jazirah Islam (Trans7), talkshow Tafsir Al-Misbah (Metro TV).
Selanjutnya, kultum Mutiara Hati tayangan SCTV, dan dai muda inspiratif dimenangkan oleh IIyasa Wijaya Kusima dan Alyasa Wijaya Kusuma. Sedangkan host muda inspiratif adalah Gita Savitri Devi (Muslim Travelers-Net TV). Group musik/penyanyi muda inspiratif diraih Nissa Sabyan (Khoerunnisa). Aktor muda inspiratif diraih Alfie Alfandy dalam sinetron Cuma di Sini, dan Televisi Syiar Ramadan 1439 hijriah dinobatkan kepada Trans 7.