Warga Tanam Pohon di Lahan Gundul Papandayan

Ilustrasi - Dok CDN

GARUT  – Sejumlah warga Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggelar aksi peduli lingkungan dengan menanam 5.300 pohon di lahan gundul kawasan kaki Gunung Papandayan, Garut, sebagai upaya mencegah terjadinya bencana alam seperti longsor maupun erosi yang dapat menimbulkan kerugian bagi kehidupan manusia.

“Tanam pohon ini karena hati nurani kami merasa terketuk melihat keadaan Pasirlebe yang berada di bawah kaki Gunung Papandayan sudah terlihat gundul, padahal pohon bisa menjadi pertahanan bagi kekuatan tanah,” kata tokoh masyarakat Kecamatan Sukaresmi sekaligus penanggung jawab kegiatan, Asep Saepuloh di Garut, Minggu.

Ia menuturkan, penanaman pohon di Pasir Lebe, Kampung Cisana, Desa Mekarjaya itu dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional sekaligus menyambut Bulan Ramadan.

Kegiatan itu, kata dia, diselenggarakan kerjasama dengan sukarelawan peduli lingkungan dan organisasi masyarakat Gabungan Anak Sunda (GAS) Kabupaten Garut.

Ia berharap, adanya aksi tanam pohon berbagai jenis di lahan 20 hektare itu dapat memberikan dampak manfaat bagi lingkungan maupun makhluk hidup lainnya.

“Ditakutkan dampak dari tidak adanya penghijauan yang berdampak kepada bencana longsor seperti terjadi tahun 2014 yang lalu,” katanya.

Camat Sukaresmi Ahmad Ridwan, menambahkan, pemerintah mendukung kepedulian masyarakat yang memiliki tekad menyelamatkan lingkungan melalui penanaman 5.300 pohon tersebut.

Ia berharap kepedulian masyarakat itu bisa dicontoh bagi daerah lain, sehingga semakin banyak orang yang peduli terhadap lingkungan, dan alam terjaga dengan baik.

“Gundulnya hutan akan mengakibatkan bencana banjir dan longsor yang akan merugikan masyarakat serta hancurnya harta benda, bahkan nyawa,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan itu tidak hanya sebatas seremonial tetapi ada tindaklanjut yang memberikan manfaat bagi generasi warga Garut yang akan datang.

“Jaga kelestarian alam dan lingkungan bagi anak cucu dan warga Kabupaten Garut,” katanya. (Ant)

Lihat juga...