Gilang Ramadhan Asah Kemampuan Pantomim dengan Baca Buku
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG — Minat dan bakat siswa dalam satu bidang kesenian dipengaruhi oleh kegemaran membaca buku. Hal tersebut dibenarkan oleh Lia Cintiya, guru bidang Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) SDN 1 Kelaten, Penengahan, Lampung Selatan.
Membaca buku, terutama buku-buku bercerita dengan gambar, katanya, bahkan berhasil mengantarkan Gilang Ramadhan (10) siswa kelas IV memenangkan perlombaan seni pantomim dari tingkat kecamatan, kabupaten.
Lia Cintiya menyebut, Gilang Ramadhan yang sudah menyabet juara pertama seni Pantomim pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

“Kami terus melakukan latihan setelah bulan April kemarin telah berhasil menjuarai salah satu bidang seni pantomim di tingkat kabupaten dan akan mengikuti ajang FLS2N tingkat provinsi Lampung bulan Agustus mendatang,” terang Lia Cintiya, Kamis (3/5/2018).
Lia Cintiya menyebut, selain memberikan buku dasar-dasar seni pantomim, ia juga memberikan teknik melakukan seni pantomim memanfaatkan Youtube. Sesuai dengan istilah Pantomim dari bahasa Latin ‘Pantomimus’ yang meniru segala sesuatu dengan gerakan isyarat serta mimik wajah, pelatihan dilakukan dengan membaca buku, melihat video youtube, melakukan praktik di hadapan kawan-kawan sebagai penonton.
Hasilnya, pada akhir Maret lalu, Gilang Ramadhan berhasil menyingkirkan puluhan peserta lain dalam perlombaan seni pantomim tingkat kabupaten.
Selain Gilang Ramadhan, siswa SDN 1 Kelaten lain bernama Andre Prasetyo juga berhasil mendapatkan juara dalam lomba cerita bergambar. Andre Prasetyo yang memanfaatkan buku-buku di perpustakaan, belajar memilih tema dan komposisi yang pas dalam membuat cerita bergambar. Seperti lomba pantomim yang menekankan tema alam sekitar, pembuatan cerita bergambar juga berkaitan dengan lingkungan.
“Kami para guru selalu menekankan para siswa untuk rajin membaca buku, dengan adanya fasilitas perpustakaan yang ada agar kreativitas bisa muncul,” terang Lia Cintiya.
Gilang Ramadhan yang akan mewakili sekolah pada ajang FLS2N tingkat provinsi Lampung mengaku telah giat berlatih. Siswa kelas 4 tersebut juga mengaku dengan beberapa kali kemenangan dalam bidang seni pantomim, dirinya berniat menekuni kegiatan tersebut. Selain sebagai sebuah seni teater yang mengandalkan gerak, beragam tema untuk ditampilkan dalam pantomim dipelajarinya dengan rajin membaca buku.
Selain membaca buku, sebagai sarana berlatih dan mengasah kemampuan ia meminta orang tuanya untuk mengunduh penampilan pantomim profesional. Setiap gerakan dan juga pemilihan tema disebutnya bisa dipelajari melalui video.
Pada kegiatan di luar sekolah seperti acara ulang tahun teman, ia bahkan mulai diminta untuk tampil menghibur anak-anak dalam seni pantomim sesuai dengan tema anak-anak.
Kepala Sekolah SDN 1 Kelaten, Slamet, menyebut prestasi para siswa dalam berbagai kegiatan tidak lepas dari peran guru dan orang tua. Melalui pendampingan, para siswa bisa ikut terlibat dalam ajang Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional (FLS2N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat sekolah dasar.
Ia juga menyebut, dengan keterbatasan yang ada, beberapa siswa bisa ikut mengharumkan sekolah serta kabupaten.
“Saat ini, fasilitas perpustakaan sekaligus buku bacaan yang kami miliki terbatas, namun tidak mengurangi semangat belajar siswa sekaligus untuk berprestasi,” terang Slamet.
Selain bisa mengikuti beberapa ajang perlombaan, Slamet juga mendorong para siswa untuk mempersiapkan ujian sekolah. Bagi siswa kelas VI, ia mengimbau agar rajin berlatih untuk Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dimulai (3/5) hingga (5/5), dilanjutkan ujian sekolah pada (8/5) hingga (10/5) mendatang.
Selain berpestasi dalam bidang akademik, Slamet juga mendorong para siswa untuk berprestasi dalam bidang nonakademik melalui kegiatan seni dan olahraga.