Bom Sitaan Meledak di Polsek Gili Genting
SURABAYA – Sebuah bom sitaan meledak di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (21/5/2018). Ledakan tersebut memporakporandakan satu ruangan di kantor polsek tersebut.
Wakil Bupati Sumenep, Jawa Timur, Achmad Fauzi, saat dikonfirmasi di Surabaya memastikan bom yang meledak di Pulau Gili Genting Senin siang bukanlah serangan dari kelompok teroris. “Memang ledakan di Polsek Gili Genting disebabkan oleh bom. Akan tetapi, itu bukan serangan dari kelompok teroris,” katanya di sela acara buka puasa bersama wartawan di Surabaya, Senin (21/5/2018) petang.
Wakil Bupati yang hari ini merayakan ulang tahun ke-39 itu menjelaskan, bom yang meledak adalah barang bukti kejahatan dari nelayan setempat yang disimpan di sebuah ruangan Kantor Polsek Giligenting. “Ini adalah barang bukti bom ikan atau biasa disebut bondet yang disita polisi dari nelayan Gili Genting,” ujarnya.
Informasi yang diperoleh Wakil Bupati Fauzi, barang bukti bom ikan tersebut disimpan di atas tanah di satu ruangan Polsek Gili Genting. “Kemungkinan bomnya meledak karena hawa panas dari tanah yang berada di ruangan tersebut,” ucapnya.
Wakil Bupati Fauzi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ledakan terjadi di Kantor Polsek Gili Genting sedang tidak ada orang.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi membenarkan bom yang meledak di Polsek Gili Genting adalah barang bukti bom ikan yang disita dari nelayan setempat. “Ledakan itu tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme. Murni yang meledak adalah barang bukti bondet,” katanya.
Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, ledakan yang terjadi di Polsek Giligenting, Sumenep, Jatim, disebabkan percikan korsleting listrik yang mengenai barang bukti sitaan yakni bom ikan. “Penyebabnya korsleting listrik, percikannya kena bondet, sitaan polsek,” jelasnya.
Pihaknya pun meminta pewarta agar tidak salah menyebut penyebab ledakan. “Itu bukan bom. Itu bondet atau bom ikan, orang sini menyebutnya bondet,” katanya.
Tidak ada korban luka dalam peristiwa ledakan tersebut. Kendati demikian, ledakan bom ikan mengakibatkan ruang gudang arsip dan barang bukti Polsek Giligenting, rusak. Selain itu atap ruang tahanan, tembok ruangan Reskrim jebol dan atap asbes di beberapa ruangan Polsek Giligenting rusak. (Ant)