TMMD Tumbuhkan Semangat Gotong Royong Masyarakat
BATULICIN – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan satuan Komando Distrik Militer (Kodim) 1022 Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dapat menumbuhkan kembali semangat dan gotong royong masyarakat di “Bumi Bersujud” yang selama ini mulai memudar.
“Semangat gotong-royong harus dijaga terus, dan selama ini program TMMD sangat selaras dengan program Pemerintah Daerah, karena sama-sama ingin membangun dan menyejahterakan masyarakat,” kata Komandan Kodim 1022 Tanah Bumbu Letnan Kolonel CZI Andi Setyawan, di Batulicin, Sabtu.
Ia mengatakan, kali ini Kodim 1022 melaksanakan program TMMD yang ke 101 dan di Kecamatan Batulicin dengan membangun jalan sepanjang tiga kilometer.
Pembangunan jalan tersebut menghubungkan Kecamatan Simpang Empat dengan Kecamatan Batulicin yang direncanakan akan rampung pengerjaannya selama satu bulan.
Berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD sangat menonjol di masyarakat, karena melibatkan rakyat dalam pelaksanaannya di lapangan.
Peran serta masyarakat untuk membantu personel TNI yang tergabung dalam satgas TMMD menunjukkan kemanunggalan TNI-rakyat tetap terpelihara dengan baik.
Disamping itu keikutsertaan personel Polri dalam satgas TMMD juga mencerminkan soliditas TNI dan Polri dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera.
Dijelaskan, program TMMD merupakan salah satu wujud operasi bakti TNI yang sinergis, terintegrasi dan sangat terorganisir, memiliki maksud tujuan dan manfaatnya yang jelas baik bagi kepentingan TNI, masyarakat maupun pemerintah daerah.
Tidak setiap tahun TMMD itu dilaksanakan di kabupaten yang sama, contohnya di wilayah Kalimantan Selatan pada periode 2016 TMMD dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu sedangkan pada periode 2017 di Kabupaten Kotabaru dan Hulu Sungai Utara. Periode 2018 dilaksanakan lagi di Kabupaten Tanah Bumbu dan Martapura.
“Sebenarnya program ini sangat membantu pemerintah daerah dimana dalam pembangunan yang dilaksanakan melalui program TMMD anggarannya lebih hemat, di sisi lain masyarakat juga akan terlibat pelaksanaannya dan mampu menumbuhkan jiwa gotong royang,” pungkasnya. (Ant)