Angin Kencang, Rusak Rumah Warga Desa Sumberagung
Editor: Satmoko
LAMPUNG – Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Lampung Selatan berimbas kerusakan rumah warga di dua dusun di antaranya Dusun Bumiasri dan Dusun Sidomuncul.
Hujan disertai angin kencang menurut Ali Rohim, Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Sumberagung Agung Kecamatan Sragi, mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah Daryanto dan ibu Kamsiah di Dusun Sidorukun.
Sementara rumah milik Suhendri warga Dusun Sidomuncul rusak pada bagian atap asbes yang diterbangkan oleh angin kencang.
Ali Rohim saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya menyebut, angin kencang disertai hujan berlangsung selama hampir satu jam. Setelah angin reda warga segera bergotong royong membersihkan puing puing rumah yang diterbangkan angin.
Selain membersihkan puing puing rumah, pemotongan dahan dan ranting pohon segera dilakukan oleh warga. Beruntung akibat kejadian tersebut tidak menimbulkan korban karena penghuni rumah langsung keluar menyelamatkan diri.
“Angin disertai hujan yang menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah segera ditangani oleh warga dan aparat desa sekaligus melakukan perbaikan pada bagian rumah yang rusak,” papar Ali Rohim selaku Kepala Urusan Perencanaan Desa Sumberagung saat dikonfirmasi Cendana News melalui telepon seluler, Sabtu (28/4/2018).

Sebuah pohon bayur setinggi lima belas meter bahkan menimpa bagian teras rumah. Sementara rumah milik Ibu Samsiah mengalami kerusakan pada bagian atap genteng.
Kerusakan rumah milik Suhendri warga dusun Sidomuncul akibat angin kencang juga menurut Ali Rohim rusak pada bagian atap rumah. Peristiwa angin kencang dan hujan yang merusak rumah warga tersebut diakui Ali Rohim sudah dilaporkan ke pihak kecamatan Sragi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan.
Pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah dusun untuk mengetahui dampak angin kencang di wilayah tersebut.
“Kami juga tengah mendata apakah ada korban lain karena saat ini tercatat baru ada tiga rumah yang rusak,” beber Ali Rohim.
Berdasarkan perhitungan dari pihak desa, Ali Rohim mencatat kerugian akibat terjangan angin kencang dan hujan dipastikan mencapai puluhan juta. Kerugian tersebut diakuinya dihitung berdasarkan kerusakan material bangunan termasuk jaringan listrik yang tertimpa pohon tumbang.
Bantuan dari pihak desa disebutnya diberikan untuk meringankan beban warga yang terkena musibah.
Potensi hujan dan angin kencang yang masih melanda wilayah tersebut diakui Ali Rohim membuat desa Sumberagung memberi imbauan warga untuk waspada.
Kepada pemilik rumah yang berada di dekat pohon ia menyebut agar melakukan pemotongan ranting dan dahan pohon agar tidak tumbang. Pemotongan ranting dan dahan pohon dilakukan mengantisipasi pohon tumbang saat hujan dan angin kencang.