Pilkada 2018, KPU Padang Tetapkan Jumlah TPS 1.600

Editor: Satmoko

Ketua KPU Padang Muhammad Sawati/Foto: M. Noli Hendra

PADANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatera Barat telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 ini sebanyak 536.045 orang.

Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati mengatakan dari DPS yang mencapai 536.045 orang itu, tersebar jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 1.600, yang terbagi di 11 kecamatan di Kota Padang.

Ia menyebutkan dari 1.600 TPS itu, sudah termasuk satu TPS di Lembaga Permasyarakatan Muaro Padang dan satu TPS di Rumah Tahanan Anak Aie Padang. Sedangkan untuk rumah sakit sendiri, KPU Padang tidak memberikan TPS, seperti pemilu pada waktu-waktu lalu.

“Jadi untuk pilkada 2018 ini jumlah TPS bertambah sebanyak 8 TPS jika dibandingkan waktu pemilihan gubernur tahun 2015 lalu,” sebutnya, Sabtu (17/3/2018).

Alasan adanya penambahan jumlah TPS, disebabkan bertambah jumlah pemilih pada pilkada 2018 ini. Namun, mengingat saat ini baru ditetapkan DPS, sehingga ada kemungkinan bertambah atau bahkan berkurang dari DPS yang telah ditetapkan yakni sebanyak 536.045 orang, apabila nanti telah ditetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Intinya hal ini baru DPS, nanti setelah ditetapkannya DPT, barulah bisa kita pastikan berapa angka sebenarnya pemilih di Padang,” katanya.

Sementara itu Anggota KPU Padang, Mahyudin mengatakan, jika melihat dari data di lapangan, jumlah pemilih lebih banyak tumbuh di kawasan Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah.

Banyaknya pertumbuhan pemilihan itu, disebabkan adanya perpindahan penduduk Kota Padang dari kawasan area lokasi zona merah yang merupakan zona jangkauan apabila terjadi tsunami, tepatnya di Kecamatan Padang Baru.

“Ya penduduk yang sebelumnya berdomisili di Kecamatan Padang Baru, ternyata dari data kita mereka pindah ke kawasan zona hijau yakni Kecamatan Kuranji, serta sebagai kecil di Kecamatan Koto Tangah,” tegasnya.

Menurutnya, selain itu, untuk pilkada 2018 ini cukup banyak pemilih pemula, yang diperkirakan mencapai angka 10-15 persen. Soal jumlah pasti, akan dipastikan setelah adanya penetapan DPT.

Lihat juga...