Mukomuko Tidak Miliki Vaksin Jembrana

Ilustrasi-Foto: Dokumentasi CDN.

MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, tidak memiliki vaksin pencegah sapi di daerah itu tertular penyakit jembrana. Vaksin yang ada sebelumnya diperoleh dari program bantuan.

“Kami tidak memiliki vaksin pencegahan penyakit jembrana. Vaksin yang ada sebelumnya itu bantuan dari pemerintah provinsi setempat,” kata Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Yeni Misra di Mukomuko, Senin.

Dinas pertanian setempat sebelumnya menerima bantuan vaksin untuk 2.000 ekor sapi milik masyarakat dari pemerintah provinsi setempat. Bantuan vaksin untuk mencegah sapi terkena penyakit jembrana masih kurang dari jumlah keseluruhan sapi yang ada di daerah tersebut.

Saat ini saja masih banyak sapi di Yogyakarta yang tersebar di 25 desa di daerah tersebut. Sapi tersebut masih belum tervaksin sampai sekarang. Jumlah sapi di 25 desa tersebut mencapai 4.000 ekor.

Sekitar 25 persen dari 4.000 sapi yang tersebar di 25 desa daerah itu yang rawan terkena penyakit jembrana. Sapi tersebut rawan terkena penyakit jembrana setelah ditemukan adanya sapi yang positif jembrana di wilayah itu.

Ia menyatakan, tidak hanya sapi yang tersebar di 25 desa tersebut yang rawan terkena penyakit jembrana, termasuk seluruh sapi di daerah itu berisiko terkena penyakit tersebut. Ia menyebutkan, saat ini sebanyak 24.192 ekor sapi di daerah itu, sekitar 90 persen di antaranya adalah sapi Bali.

untuk itu instansinya membutuhkan banyak vaksin untuk memvaksinasi sapi Bali yang ada di daerah itu. Berdasarkan dana populasi sapi yang tersebar di 15 desa di daerah itu, instansinya membutuhkan vaksin untuk pencegahan penyakit ini sebanyak 20.000 dosis.

Sementara itu, Dinas Pertanian setempat mencatat sebanyak 57 ekor sapi yang mati akibat penyakit jembrana. Sapi mati akibat jembrana tersebut tersebar di 25 desa di daerah itu. (Ant)

Lihat juga...