Kementerian Koperasi UKM Latih Mahasiswa Makassar Berwirausaha

MAKASSAR — Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan melatih sebanyak 80 mahasiswa dari berbagi kampus untuk berwirausaha menjadi pengusaha.

“Kegiatan ini diikuti empat perguruan tinggi yang telah diseleksi sebelumnya setelah dilaksanakan MoU dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Mereka yang dilatih dan lolos nantinya akan mendapat bantuan dana dari Kementerian,”papar Kepala Balai Diklat Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Abdul Aziz Bennu, di Makassar, Jumat.

Pelatihan kewirausahaan tersebut kata dia, atas kerja sama Kementerian terkait dan Dinas Koperasi UMKM Sulsel guna meningkatkan kualitas pengusaha khususnya di kalangan mahasiswa yang baru belajar mengembangkan diri menjadi pengusaha.

“Kegiatan ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi dengan menciptakan wirausaha baru berbasis ditingkat desa dan kelurahan. Kami mendorong pemuda pemudi menjadi pengusaha dengan usaha kreatif dan produktif serta berdaya saing dimasa depan,” harap dia.

Empat kampus yang mengikuti pelatihan STIE Amkop, UMI, Unismuh dan Stie Nobel dimana UMI dan Unismuh yang terbanyak mengutus mahasiswanya yakni 40 orang sementara Stie Nobel dan Stie Amkop sebanyak 40 orang. Dari jumlah itu, awalnya 150 orang kemudian diseleksi menjadi 80 orang.

“Hasil dari 80 orang ini akan diseleksi kembali untuk mendapatkan 20 orang terbaik, selanjutnya diberikan batuan modal awal untuk wirausaha dari Kementerian. Pelatihan dilaksanakan tiga hari 8-10 Maret 2018 di Aerotel smile Hotel Makassar,” ujarnya.

Materi pelatihan tersebut, lanjutnya seperti penguatan tentang kewirausahaan, mengenai koperasi, pemasaran produk serta E-Commerece. Selain itu Plan bisnis atau perencanaan bisnis harus disetorkan kepada kementerian untuk diseleksi. Kebanyakan dari peserta memanfaatkan sumber daya alam dijadikan produk kreatif mereka.

Sebelumnya, Kepala Sub Bidang Fasilitasi Sertifikasi SDM UMKM, Eny Priatianingsih mengemukakan, pelatihan ini merupakan pertama kali dilaksanakan Kementerian Koperasi dan UKM dengan tujuan mengembangkan pengusaha muda berstatus mahasiswa nantinya bisa berkembang.

“Kita memberikan tentang pengetahuan dan pemahaman mengenai bisnis berserta pengelolaanya kepada pelaku-pelaku UKM seperti mahasiswa sebagai calon wirausaha. Mereka sebelumnya diseleksi dan telah melakukan usaha konvensional hingga dapat mempublikasikan usahanya secara online,” papar Eny.

Pelatihan ini, kata dia menambahkan, tidak hanya mengajarkan mengenai publikasikan produk secara daring atau online namun diyakini bisa bersaing secara global, sehingga diharapkan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing.

Untuk pelaksanaan kerja sama tersebut, tidak hanya Sulsel, tapi daerah lain di Indonesia dilaksanakan kegiatan sama seperti Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogja, Jawa Timur, dan Bali.

“Mengenai langkah selanjutnya pengembangan wirausaha ini, kami serahkan kepada Dinas terkait di Provinsi Sulawesi Selatan. Kementerian hanya bertindak sebagai fasilitator dalam pengembangan usaha, selanjuta diserahkan ke Pemerintah provinsinya,” tambahnya.[ant]

Lihat juga...