Bus di India Jatuh Dari Jembatan, 10 Tewas

Ilustrasi Peta India - Foto: Dokumentasi CDN

NEW DELHI – Setidak-tidaknya 10 orang tewas dan 35 lagi terluka setelah sebuah bus penumpang jatuh dari jembatan di negara bagian India timur, Bihar, Sabtu (17/3/2018).

Kecelakaan itu terjadi di daerah Runni Saidpur, distrik Sitamarhi, sekitar 111 kilometer dari Patna, ibu kota Bihar. “Pada petang ini terjadi kecelakaan menyedihkan, bus jatuh dari jembatan di sini, membuat 10 orang tewas dan 35 lagi terluka, beberapa di antaranya dalam keadaan gawat,” kata Hakim Distrik Sitamarhi Rajeev Roshan.

Roshan menyebut, proses evakuasi sudah dilakukan dan untuk korban luka sudah dibawa ke rumah sakit Muzaffarpur. Operasi penyelamatan dilakukan oleh aparat kepolisian dan kesehatan setempat setelah mendapatkan laporan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Kepolisian setempat langsung melakukan penyelidikan dilakukan guna mengetahui penyebab kecelakaan. Kecelakaan maut transportasi umum terjadi di India. Kecelakaan lalu lintas kerap disebabkan kelebihan penumpang, kondisi jalan yang buruk serta cara mengemudi kendaraan secara ugal-ugalan. Menurut laporan resmi, rata-rata 400 orang tewas setiap hari di India karena kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu kecelakaan tranportasi juga terjadi di Filipina. Sebuah pesawat kecil jatuh dan menimpa rumah di utara ibu kota Filipina, Manila. Akibat kejadian tersebut dilaporkan ada 10 orang yang tewas. Pesawat yang jatuh adalah jenis Piper 23 Apache bermesin tunggal yang dikelola Lite Air Express.

“Pesawat baru saja tinggal landas dari bandar udara kecil di dekatnya sesaat sebelum jatuh”, kata Juru bicara Badan Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) Eric Apolonio.

Pesawat dilaporkan berisi lima orang termasuk pilot, dan terbang menuju Laoag yang berada di barat laut Luzon barat saat mengalami kecelakaan. Kelima orang di dalam pesawat dilaporkan tewas karena kejadian tersebut. Sementara untuk lika korban lainnya adalah mereka yang berada di dalam rumah yang kejatuhan pesawat.

Pesawat tersebut jatuh dan menabrak rumah milik seorang perempuan berusia 80 yang juga sedang berada di rumah ketika insiden terjadi. “Rumah terbakar dan pesawat hancur,” kata Juru bicara kepolisian Kepala Superintenden John Bulalacao.

CAAP langsung memerintahkan semua pesawat yang dikelola Lite Air Express untuk dikandangkan dan dilarang beroperasi. Pelarangan berlaku hingga menunggu hasil penyelidikan tersebut. (Ant)

Lihat juga...