BPJS-K Kaltimtengseltara: Aplikasi JKN Permudah Pelayanan
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
BALIKPAPAN — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Wilayah Kalimantan Timur, Tengah, Selatan dan Utara (Kaltimtengseltara) menyebutkan, hingga saat ini sudah ada 64 ribu aplikasi mobile JKN yang terunduh di wilayah tersebut.
“Jumlah ini memang terlihat masih kecil jika melihat data dari 8 cabang Kantor BPJS Kesehatan di wilayah Kaltimtengseltara yang mencapai 7,3 juta peserta,” Kata Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Kaltengseltara, Ni MAS Ratna Sudewi, Jumat (30/3/2018)
Disebutkan, menyukseskan program tersebut, pihaknya terus membuat terobosan untuk memudahkan pelayanan kesehatan. Upaya paling baru adalah dengan kampanye Gedor.
“Gedor adalah gerakan download rame-rame, yaitu suatu upaya mengajak peserta BPJS Kesehatan untuk mengundah aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” jelasnya.
Aplikasi yang bisa diunduh melalui platform android dan IOS secara gratis, disebutkan, memberikan beberapa manfaat, di antaranya peserta lebih mudah mendapatkan pelayanan dan mengurangi antrean di kantor cabang.
Dalam apikasi itu juga tertera nama seluruh anggota keluarga peserta JKN, lengkap dengan riwayat kesehatan.
“Dengan petugas kesehatan bisa melakukan tindakan medis dengan segera, karena memperoleh informasi secara lengkap dan terbaru,” jelas Ratna Sudewi.
Dampak keberadaan aplikasi ini mulai terasa. Asisten Deputi SDM, Umum dan Komunikasi Publik, Kgs Hamdani mengungkapkan, adanya penurunan antrean di kantor cabang BPJS Kesehatan Kota Balikpapan.
“Kalau biasanya 600 orang per hari, sejak adanya aplikasi ini turun hingga sekitar 400 orang per hari, atau berkurang 30-40 persen jumlah kunjungan,” sebutnya.
Dengan besarnya manfaat aplikasi ini, Hamdani berharap para peserta JKN-KIS segera melakukan pengunduhan. Apalagi, masyarakat di wilayah Kalimantan secara umum telah dapat memanfaatkan teknologi dengan baik.