Warga Penajam Antre Berjam-Jam Demi Elpiji
PENAJAM – Puluhan warga Penajam yang mayoritas adalah ibu rumah tangga mengantre berjam-jam demi mendapatkan elpiji tabung ukuran 3 kilogram. Antrian tersebut terjadi pada kegiatan operasi pasar yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis, (22/2/2018).
PT Pertamina menggelar operasi pasar elpiji tabung tiga kilogram pada hari kedua di wilayah Kelurahan Petung. Kegiatan tersebut untuk mengatasi kelangkaan gas bersubsidi yang harganya sudah melambung tinggi di daerah tersebut.
Salah satu warga Kelurahan Petung Martonah mengatakan, sudah sejak dua pekan terakhir elpiji tiga kilogram sangat sulit didapatkan. “Kalaupun dapat, harganya juga sudah mencapai Rp25.000 sampai Rp28.000 per tabung, padahal pemerintah kabupaten menetapkan harga eceran tertinggi Rp20.000 per tabung,” katanya di sela-sela mengantri.
Sejak 1 Januari 2015 hingga kini, HET (harga eceran tertinggi) elpiji tabung ukuran tiga kilogram di Kabupaten Penajam Paser Utara adalah Rp20.000 per tabung. Namun, kenyataan di lapangan tidak sedikit pedagang di tingkat pengecer yang mematok harga tabung gas melon tersebut melebihi HET.
Warga mulai berdatangan ke lokasi operasi pasar sejak pukul 08.00 Wita. Warga benar-benar ingin memanfaatkan operasi pasar dan takut tidak mendapatkan bagian karena menilai saat ini gas bersubsidi mulai langka dan harganya juga melambung tinggi.
Persediaan elpiji diduga kembali langka di sejumlah agen dan pangkalan di wilayah Penajam Paser Utara. Kendati elpiji bersubsidi itu masih didapatkan di tingkat pengecer, namun harganya melambung hingga Rp25.000 sampai Rp30.000 per tabung. (Ant)