RS Bhayangkara Semarang Kirim Dokter Ke Asmat
SEMARANG – Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah memberangkat lima orang dokter ke Kabupaten Asmat, Papua. Kelimanya akan diperbantukan untuk menangani wabah campak dan gizi buruk di wilayah tersebut.
Kelima dokter tersebut dikirim sebagai satu tim kesehatan. “Dikirim satu tim yang terdiri dari lima dokter dan seorang perawat kesehatan,” kata Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Semarang AKBP Winres Sapto Priambodo di Semarang, Jumat (2/2/2018).
Winres mengungkapkan, dirinya merupakan salah satu dokter yang akan ikut berangkat sekaligus menjadi ketua tim. Kapasitasnya sebagai dokter spesialis anak dibutuhkan pada penugasan selama 10 hari di daerah tersebut. “Kami termasuk tim ketiga yang diterjunkan, Senin (5/2/2018) sudah harus sampai Timika untuk selanjutnya menuju Asmat,” tambahnya.
Sebagai tim medis yang diperbantukan Winres menyebut, tidak persiapan khusus dalam melaksanakan tugas kemanusiaan itu. “Karena ada kebutuhan dokter spesialis anak, maka dikirim dokter sesuai kebutuhan,” kata dia.
Adapun pelaksanaan tugas di Asmat nantinya akan dilakukan sesuai prosedur dan dikoordinasikan dengan tim yang sudah ada sebelumnya di daerah itu. Pada kesempatan sebelumnya, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengatakan bahwa 71 orang meninggal akibat wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua.
Dari kejadian itu, hingga saat ini sudah sekitar 13.300 anak di Asmat melakukan imunisasi guna mengatasi gangguan penyakit tersebut. Namun, masih ada sejumlah distrik yang belum dapat dijangkau timnya karena kendala geografis. (Ant)