KPU Sikka Tetapkan 3 Paket Calon Bupati Bertarung dalam Pilkada

Editor: Irvan Syafari

Ketua KPU kabupaten Sikka Vivano Bogar/Foto: Ebed de Rosary.

MAUMERE –– Bertempat di aula KPU Kabupaten Sikka, Senin (12/2/2018) sore 3 pasangan calon bupati dan wakil bupati Sikka yakni Drs. Yoseph Ansar Rera dan Rafael Raga,SP dari paket ANSAR RAGA, Drs. Alexander Longginus dan Stefanus Say,SE dari paket ALEX STEF, serta Fransiskus Roberto Diogo Idong, SSos, MSi dan Romanus Woga dari paket ROMA.

“Hari ini KPU Kabupaten Sikka menggelar rapat pleno penyampaian pengumuman hasil penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sikka tahun 2018. Kami menetapkan 3 pasangan calon di mana 2 dari partai politik dan satu pasangan calon dari perseorangan,” ujar Vivano Bogar, Ketua KPU Sikka, Senin (12/2/2018).

Dikatakan Vivano, pasangan calon dari paket ANSAR RAGA diusung oleh partai Nasdem, Golkar, Demokrat, PKPI, PPP dan PKS dengan jumlah kursi di DPRD Sikka sebanyak 17 kursi. Pasangan calon paket ALEX STEF diusung oleh PDIP, Gerindra dan PAN dengan jumlah kursi di DPRD Sikka sebanyak 12 kursi.

“Sementara itu pasangan calon dari paket perseorangan mendapat dukungan 24.427 dukungan yang tersebar di 21 kecamatan. Besok pada 13 Februari dilakukan rapat pleno pengundian nomor urut di aula kantor KPUD Sikka,” terangnya.

Setelah itu lanjut Vivano, tanggal 15 Februari akan dilakukan kampanye damai bersama 3 paslon, partai pengusung dan tim dari masing-masing Paslon. Kampanye dilakukan sejak 15 Februari sampai 23 Juni 2018.

“Kami harapkan setelah ditetapkan Paslon bersangkutan diharapkan bisa mengambil bagian secara baik berdasarkan regulasi untuk mengikuti tahapan pemilihan selanjutnya,” sebutnya.

Tuga Paslon juga tambah Vivano, diharapkan menjaga keamanan dan ketertiban sehingga Pilkada bisa berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Tiga Paslon ini selanjutnya bisa menerima apa pilihan rakyat pada tanggal 27 Juni nanti.

“Paling lama 5 hari setelah ditetapkan semua dokumen termasuk surat pengunduran diri dari anggota DPRD dan Aparatur Sipil Negara sudah dimasukan menyangkut pengunduran diri mereka yang sedang diproses,” tegasnya.

KKPU Sikka terang Vivano, juga sudah megingatkan Paslon bahwa setelah penetapan calon semua pasangan calon sudah mulai menertibkan alat peraga kampanye yang saat ini sudah dipasang. Alat peraga mulai dipasang lagi tanggal 15 Februari sesuai dengan aturan pemasangan alat paraga kampanye.

Sementara itu Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang,SIK kepaada Cendana News mengatakan, usai penetapan Paslon Polres Sikka menyerahkan pengawal pribadi secara resmi kepada setiap Paslon dimana masing-masing Paslon mendapat 4 anggota polisi.

Jadi setiap calon bupati dan wakil bupati sebut Rickson akan mendapat masing-masing dua orang pengawal pribadi. Petugas polisi tersebut akan mengikuti ke mana saja calon tersebut pergi termasuk ke luar daerah.

Ketiga Paslon yang bertarung dalam Pilkada Sikka 2018 berpose bersama komisioner KPU kabupaten Sikka dan Panwaslih usai penetapan pasangan calon di aula kantor KPU/Foto : Ebed de Rosary.

 

“Ke mana saja si calon pergi anggota polisi tersebut harus mengawalnya, kecuali ke luar negeri sebab harus mendapat izin dari Kapolri terlebih dahulu. Ini sudah menjadi tugas kami untuk menjaga keamanan calon tersebut,” ungkapnya.

Lihat juga...