Kecepatan Minimal KA Minangkabau Ekspres 60 Km per Jam
Editor: Koko Triarko
PADANG – Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat, Zainir, menjelaskan Kereta Api Minangkabau Ekspres jenis Kereta Api Diesel Elektronik (KRDE) yang diproduksi PT Industri Kereta Api (Inka), mampu melaju dengan kecepatan minimal 60 km/jam.
“Hari ini kita lakukan uji coba relnya. Tadi, memang ada menyangkut sedikit pas di Stasiun Air Tawar. Tapi, hal itu akan segera diselesaikan, karena cuma permasalahan ringan,” sebutnya, Selasa (27/2/2018).
Ia menyebutkan, dengan memiliki rel yang bagus, maka dapat diperkirakan kecepatan KA Minangkabau Ekspres bisa melaju dengan kecepatan minimal 60 km/jam.
Meski belum diketahui pasti waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke BIM dari keberangkatan Stasiun Simpang Haru Padang, namun diperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk sampai di BIM sekira 30 menit.

“KA Minangkabau Ekspres ini memiliki 4 rangkaian dengan 393 seats. Kapasitas penumpang bisa dilebihkan 50 persen dari seats. Jadi, total sekitar 590 penumpang ditambah dengan yang berdiri,” jelasnya.
Menurutnya, dari uji coba perdana KA Minangkabau Ekspres, secara keseluruhan belum ditemukan persoalan yang berarti. Zainir juga mengatakan, KA Minangkabau Ekspres tersebut akan beroperasi dalam waktu dekat ini dengan tujuan khusus Simpang Haru – BIM.
Fasilitas yang disediakan oleh KA Minangkabau Ekspres ini jauh berbeda dengan KA Sibinuang yang telah dulu ada di PT. KAI Divre II Sumatera Barat.
Fasilitas yang ada seperti ada 4 televisi di setiap rangakian kereta yang dipasang 2 unit televisi di bagian depan dan belakang. Artinya, dengan memiliki 4 rangkaian, televisi yang dipasang berjumlah 16 unit televisi.
Selain itu, tempat duduk terbilang cukup nyaman dan memiliki satu colokan yang terdiri dari dua lubang colok untuk charge handphone.
Salah penumpang uji coba KA Minangkabau Ekspres, Fandy, mengatakan, KA Minangkabau Ekspres merupakan KA yang terasa sangat nyaman, karena udara di dalam KA terasa sejuk, kursi duduk yang empuk, sehingga membuat betah saat menggunakan angkutan KA Minangkabau Ekspres.
“Awal dari tampilannya saja, saya sungguh kagum juga, karena identik dengan warna hijau putih. Ternyata KA Minangkabau Ekspres benar-benar nyaman untuk digunakan,” ucapnya.
Melihat fasilitas yang disediakan terbilang bagus, Fandy berharap tarif tiket untuk KA Minangkabau Ekspres jangan dijual dengan harga yang tinggi. “Sebagai masyarakat, saya berharap tarif tiketnya yang wajar sajalah,” katanya.