Siswa SMP YPK 1 Ajarkan Mahasiswa Amerika Serikat Budaya Indonesia

MALANG — Sejumlah mahasiswa dari Messiah College, Pennsylvania Amerika Serikat melakukan kunjungan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) 1. Selain mengajarkan materi bahasa Inggris, para mahasiswa yang juga merupakan calon guru ini mendapatkan kesempatan belajar mengenai seni dan budaya Indonesia dari siswa siswi SMP YPK 1.

Kepala sekolah SMP Kristen 1 YPK, Grace Imelda, mengatakan bahwa kedatangan mahasiswa Messiah College, Pennsylvania ke sekolah yang di pimpinnya tersebut merupakan kunjugan rutin setiap tahun guna mempraktikkan ilmu mengajar mereka kepada siswa SMP.

“Jadi mereka setiap tahun rutin datang kesini untuk mengajarkan bahasa Inggris. Mereka mempraktekkan bagaimana cara mengajarkan bahasa Inggris dimana di Indonesia sendiri bahasa Indonesia merupakan bahasa asing, “jelasnya, Senin (15/1/2018). Kali ini ada 13 mahasiswa Messiah College yang berkunjung ke sekolah ini, imbuhnya.

Lebih lanjut Grace menyampaikan selain memberikan pengajaran kepada siswa, para mahasiswa ini juga mendapatkan pengajaran dari siswa SMP YPK 1 mengenai beberapa kesenian dan budaya asli Indonesia.

“Kedatangan mereka disambut dengan pertunjukkan tari Gading Alit yang dibawakan oleh para siswa. Dan bagi mereka yang ingin mendalami belajar tari tersebut, anak-anak didik kami siap mengajarkannya, “terangnya.

Mahasisiwa Amerika Serikat ikut bermain congklak-Foto; Agus Nurchaliq.

Tidak hanya itu, siswa SMP YPK 1 juga mengajarkan cara membuat batik. Ada dua jenis batik yang diajarkan yaknik batik ikat dan batik tulis. Tadi juga mereka diajarkan cara bermain angklung dan ada juga permainan tradisional seperti dakon serta bakiak.

Tadi di waktu awal pertemuan, para mahasiswa ini juga mendapatkan kartu identitas dengan nama mereka masing-masing yang ditulis dengan huruf aksara jawa. Setelah itu anak-anak menjelaskan sedikit tentang aksara jawa seperti kepada mereka.

“Dengan adanya kegiatan ini harapan kami supaya kedepan anak-anak semakin lancar dalam berbahasa Inggris. Kemudian tujuan yang kedua yakni untuk memupuk rasa nasionalisme para siswa. Karena dengan menampilkan budaya Indonesia, maka anak-anak bisa semakin mencintai dan bangga terhadap Indonesia serta berani mengenalkan seni dan budaya Indonesia masyarakat luarnegeri, “tutupnya.

Sementara itu salah satu mahasiswa Messiah College Julia Hansen mengaku senang belajar budaya Indonesia.

“Saya tertarik dengan alat musik Angklung, selain karena suaranya unik, cara memainkannya juga cukup mudah,” akunya.

Kepala Sekolah, Grace Imelda-Foto; Agus Nurchaliq.
Lihat juga...