BENGKALIS – Realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) di 2017 wilayah layanan Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau Wilayah Bengkalis belum berhasil mencapai target penerimaan.
Dari perhitungan UPT Bapenda masih ada kekurangan sekira lima persen untuk bisa mencapai target yang telah ditetapkan. “Penerimaan PKB untuk layanan Kantor Bengkalis belum sampai target. Tersisa sekitar 5 persen, masih kurang sekitar Rp616,7 juta lebih,” kata Kepala UPT Bapenda Riau Wilayah Bengkalis, Moh. Fadhlan di Bengkalis, Rabu (9/1/2018).
Target PKB wilayah layanan Bengkalis sebelumnya ditetapkan sebesar Rp14,814 miliar. Sementara tercatat realisasinya baru mencapai Rp14,198 miliar. Belum tercapaianya target tersebut dipengaruhi oleh masih kurangnya kesadaran wajib pajak untuk membayar.
“Kita berharap wajib pajak di Bengkalis yang memiliki kendaraan bermotor dan alat berat memiliki kesadaran untuk membayar pajak,” ujarnya.
Selain PKB kendaraan bermotor, penerimaan pajak dari alat berat tercatat baru terealisasi 91 persen dari target yang telah ditetapkan. Begitu juga pajak air permukaan yang hingga akhir 2017 baru mencapai sekira 70 persen dari target.
Jika dibandingkan dengan pembayaran PKB pada 2016 lalu, dimana penerimaan mencapai 100 persen dari target yang telah ditetapkan oleh Bapenda Riau maka terjadi penurunan kesadaran wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. (Ant)