Modal Iri, Davi Ciptakan Oleh-oleh Khas Betawi

JAKARTA – Rasa iri tampaknya tak melulu hanya berbau negatif. Kalau kita menyikapi dengan baik akan membuat menjadi kreatif. Iri yang memicu kita untuk berkarya kreatif.

Demikian secuil pengalaman proses kreatif dari Davi, pencipta oleh-oleh kaos dan aksesoris khas Betawi, yang awalnya dari rasa iri melihat produk oleh-oleh khas di berbagai daerah, seperti Dagadu di Jogja, Joger di Bali, Saos (Kaos Rasa Solo) di Solo, dan lain-lain.

Kemudian, ia pun berinisiatif membuat oleh-oleh khas Betawi dengan merek Betawi Punya Distro, yang produk-produknya kini mendapatkan sambutan baik dari masyarakat, bahkan bule-bule pun banyak yang berminat.

“Idenya dimulai dari rasa iri karena saya suka plesiran ke Yogya, Solo, Bali, dan kota-kota lainnya. Setiap tempat kan selalu ada oleh-oleh kaos khas daerahnya, tapi di Jakarta belum ada. Jadi kemudian kita bikin oleh-oleh khas Betawi dengan merek Betawi Punya Distro,“ kata Davi, pencipta oleh-oleh kaos dan aksesoris khas Betawi, kepada Cendana News, di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, lelaki asli Betawi itu menerangkan, “Dengan rasa iri itu, kemudian kami coret-coret membuat desain, dimulai dengan modal seadanya hingga jadilah oleh-oleh khas Betawi dengan merek Betawi Punya Distro.“

Menurut Davi, Betawi Punya Distro membuat istilah ukuran kaosnya cukup unik. “Ukurannya, kalau S berarti Sempit, M Muat, L Longgar, XL Extra Longgar,“ ungkapnya.

Davi menyampaikan ia bersama teman-temannya mengelola Betawi Punya Distro, yaitu Bang Dani, Bang Danuri, dan Bang Diki.

“Kita berempat jalan. Sampai sekarang produk-produk kami telah tersebar di berbagai tempat, seperti di lapak-lapak, hotel-hotel dan berbagai tempat lainnya,“ bebernya.

“Omzetnya alhamdulillah lumayan,“ imbuhnya bersyukur.

Setiap ada iven-iven penting di Jakarta, Davi selalu diundang. “Kami difasilitasi, dikasih fasilitas, seperti acara-acara penting di instansi pemerintah, mall dan tempat-tempat lainnya,“ ujarnya.

Harapan Davi pada Pemerintah Daerah (Pemda) Jakarta, produk oleh-oleh khas ‘Betawi Punya Distro’ diperhatikan, diberi bantuan modal dan mendapat pelatihan-pelatihan.

“Saya sudah menjadi anggota OK OCE Anies-Sandi, tapi sampai sekarang belum ada action, baru rencana program saja. Bule bahkan terkesan dengan istilah ukuran kaos misalnya triple XL: Xtra Lega, Longgar, Lebar,“ ujarnya.

Penjualan produk oleh-oleh khas ‘Betawi Punya Distro’ kebanyakan online, sampai ke berbagai daerah, seperti di antaranya ke Aceh, Kalimantan, Sulawesi dan lain-lain.

“Harga kaosnya rata-rata dari 85 ribu sampai 150 ribu. Karena kelas kita premium,“ terang Davi.

Davi tidak mempermasalahkan kalau produk-produk karyanya ada yang menjiplak. Ia malah bangga karena bisa membuat produk karya lebih ngetop lagi.

“Kalau ada yang menjiplak, berarti produk kita bagus, berarti semakin banyak yang minat. Logo produk kami juga sudah didaftarkan Hak Ciptanya, tinggal menunggu resi,“ tandasnya.

Produk-produk Betawi Punya Distro. Foto Akhmad Sekhu
Lihat juga...