London Love Story 3, Balada Cinta Dave dan Caramel
JAKARTA – Cinta sebuah kata yang mudah diucapkan, tapi tampaknya tak mudah untuk mewujudkannya. Ruang dan waktu akan terus mengujinya, apakah benar-benar cinta, ataukah hanya sekedar kata-kata?
Tentu harus saling pengertian akan kelebihan dan kekurangan pasangannya karena memang tak ada manusia yang sempurna. Justru karena ketidaksempurnaan itulah cinta hadir di antara dua sosok manusia untuk kemudian saling mengisi dan saling memberi, bahkan saling melengkapi.
Demikian yang mengemuka dalam film ‘London Love Story 3’. Sebuah film drama romantis yang berkisah tentang hubungan Dave (Dimas Anggara) dan kekasihnya bernama Caramel (Michelle Ziudith).
Adegan awal di London, dimana Caramel lulus kuliah dan diwisuda. Betapa Caramel amat sangat bahagia. Pada saat kebahagiaan sedang berada di puncak, tentu Caramel ingin membagi kebahagiaan pada Dave, kekasih yang sangat dicintai. Tapi Sam, seorang teman, yang diperankan Ramzi, tampak iseng dengan tingkahnya yang sangat kocak. Begitu Caramel lepas dari perayaan wisuda dengan melepaskan toga ke udara dan lepas dari teman-teman kuliah, Sam langsung mendekap Caramel erat-erat. Dave sampai tak bisa berbuat apa-apa selain hanya diam saja.
Kemudian, beralih ke adegan Dave dan Caramel beserta Sam naik mobil bersama. Dalam perjalanan, Dave tampak diam, menimbulkan kecurigaan Sam kalau Dave cemburu. Tentu saja Sam langsung blak-blakan menerangkan kalau ia mendekap erat-erat Caramel itu adalah ekspresi yang turut merasakaan kebahagiaan karena Caramel diwisuda. Sam sebagai sahabat tentu tak akan merebut Caramel dari Dave. Bahkan Sam jadi tak enak hati dan minta turun di jalan agar tidak mengganggu kemesraan Dave dan Caramel.
Sampai apartemen, Caramel langsung berkemas ingin buru-buru pulang ke Tanah Air. Saat sedang berkemas, ia mendapati sebuah foto, tampak Dave dan Caramel beserta seorang teman yang dulu sempat membuat cemburu. Caramel meminta Dave untuk menyimpan foto itu, tapi Dave dengan penuh pengertian tetap meminta agar Caramel menyimpan foto itu karena foto itu tidak menjadi masalah atau pun sandungan bagi hubungan mereka berdua. Bagi Dave, foto itu hanya sekedar kenang-kenangan.
Setelah selesai berkemas, Caramel diajak Dave ke suatu tempat yang dirahasiakan. Menuju ke tempat itu Caramel ditutup matanya. Begitu sampai dan dibuka penutup matanya, Caramel merasakan surprise karena Dave benar-benar memberi kejutan yaitu makan berdua di tempat yang sangat romantis, diiringi pemusik yang semakin menambah keromantisan. Caramel sangat bahagia, setelah dua tahun menjalin kasih, Dave memutuskan untuk melamar Caramel.
Tak lama, Dave dan Caramel langsung pulang ke Jakarta dari London, untuk memberitahukan berita bahagia ini kepada ibu Caramel. Tentu saja ibu Caramel sangat bahagia begitu tahu keduanya akan menikah. Bahkan ibu Caramel sudah menyiapkan tawaran alternatif berbagai paket resepsi pernikahan yang terbaik. Sungguh keduanya semakin bahagia karena ibu Caramel tak hanya merestui, bahkan sangat mendukung dan sampai turut mengupayakan tempat resepsi terbaik bagi pernikahannya.
Baik Caramel maupun Dave, sebelum menikah, mereka akan berlibur ke Bali, mengenang pertama kali pertemuan mereka dulu. Ibu Caramel pun setuju dan mempersilakan mereka berdua untuk pergi ke Bali.
Hari pertama melewatkan liburan ke Bali, Dave dan Caramel ke pantai. Dave berselancar main ombak, sedangkan Caramel di darat. Karena haus Caramel mencari minuman dan tanpa sengaja menginjak Rio (Derby Romero) yang sedang telentang berjemur mandi matahari. Caramel minta maaf dan kemudian sampai ke tempat orang yang menjual es kelapa muda, tapi sayangnya es kelapa mudanya habis.
Caramel tentu saja kecewa, tapi Rio memberinya es kelapa muda serta menggodanya. Tentu saja Caramel marah dan langsung membuang es kelapa muda pemberian Rio itu karena dianggapnya sebagai modus untuk mendekati dirinya.
Sejak awal Caramel sudah merasa terganggu dengan Rio yang dianggapnya punya modus. Begitu juga saat pulang mobil Dave mogok. Caramel minta bantuan mobil yang lewat karena memang perlu mobil yang menderek agar bisa jalan. Tapi ternyata mobil yang lewat adalah mobil yang dikendarai Rio, tentu saja Caramel langsung menolak. Begitu tahu Rio yang menggoda Caramel, Dave juga marah dan akan menghajar Rio, tapi Rio keburu pergi diusir Caramel.
Kehadiran Rio memang sangat mengejutkan, karena ternyata ia bukan cuma orang biasa atau cowok modus seperti yang dikira Caramel. Rio ini ternyata menyimpan masa lalu, dan memiliki kepentingan khusus mencari Caramel, meski sejak awal pertemuan mereka adalah pertemuan yang tidak disengaja.
Saat Caramel dan Dave memikirkan masalah Rio ini, terjadi sesuatu yang mengerikan terhadap Caramel dan Dave. Mampukah Caramel dan Dave mewujudkan impian mereka untuk menikah? Atau, seluruh perjuangan cinta mereka berakhir dengan tragis?
Film drama romantis produksi Screenplay Films ini cukup menghibur. Kita dibui dengan segala kemewahan sepasang muda kaya raya yang kasmaran. Betapa bahagianya mereka. Film arahan sutradara Asep Kusdinar, yang skenario filmnya ditulis oleh Sukhdev Sigh dan Tisa TS, memang selalu menyajikan kisah-kisah asmara dengan segala kemewahan di dalamnya, bahkan mereka begitu piawai membuat twist-twist yang romantis.
Akting Dimas Anggara dan Michelle Ziudith tampak kian matang. Keduanya menjalin chemistry yang semakin intim. Keduanya lebur dalam karakter Dave dan Caramel, sepasang anak muda kaya raya yang sedang dimabuk asmara. Mereka tampak tak canggung mempertontonkan kemesraan.
Adapun Amanda Rawles dan Derby Romero, yang sama-sama berperan sebagai dokter tampak terlalu muda. Aktingnya masih kurang meyakinkan sebagai dokter yang sangat berpengalaman dalam menangani kasus kecelakaan berat. Tampak masih seperti mahasiswa kedokteran yang sedang praktek di rumah sakit. Meski begitu keduanya tampak serius untuk berusaha semaksimal mungkin memantaskan diri sebagai dokter mumpuni.
Bagi penggemar film drama romantis tentu menunggu kelanjutan hubungan Dave dan Caramel. Juga kata-kata rayuan gombal dan twist-twist romantisnya.
