JAKARTA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengerahkan 30 unit mobil penyapu jalan atau road sweeper pada perayaan malam Tahun Baru 2018. Sementara untuk penyapu jalan, jumlahnya mencapai ribuan orang yang disiapkan untuk menangani sampah malam pergantian tahun.
“Selain mengerahkan ribuan pasukan oranye, para petugas kebersihan, kami juga akan mengerahkan mobil-mobil penyapu jalan. Ada 30 unit yang akan kami kerahkan,” kata Kepala DLH DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (31/12/2017).
Isnawa Adji mengatakan mobil-mobil penyapu jalan mulai dioperasikan pada pukul 02.00 WIB, Senin (1/1/2018) dini hari. Setelah masyarakat yang merayakan pergantian tahun meninggalkan lokasi pusat perayaan petugas dan mobil penyapu jalanan mulai beraksi membersihkan sampah sisa-sisa perayaan. Proses pembersihan ditargetkan selesai pada 1 Januari 2018 pukul 06.00 WIB. Semua sampah sudah diangkut dan Jakarta kembali bersih.
Meski hanya memiliki kecepatan maksimum 42 kilometer per jam, kendaraan penyapu jalan memiliki daya tampung sampah dengan kapasitas 6,2 meter kubik. Serta mampu membersihkan area seluas 105.000 meter persegi dalam waktu satu jam.
Kendaraan pembersih fungsinya setara tenaga penyapu manual sebanyak 60 orang penyapu jalan. “Dengan teknologi generasi terakhir, tidak hanya mesin penyapu jalan biasa, namun kombinasi antara mechanical sweeper dan vacum sweeper, sehingga paku-paku di jalan pun dapat tersapu,” tambah Adji.
Pihaknya mengimbau warga Jakarta untuk tidak buang sampah sembarangan selama merayakan pergantian tahun. “Saya mengimbau dan meminta agar warga Jakarta membuang sampah di tempat sampah, membawa kantong plastik atau tempat sampah di dalam mobil,” ujar dia.
Selain mobil penyapu jalan serta 5.000 petugas kebersihan yang dikerahkan, DLH DKI Jakarta juga menyiapkan 15 unit mobil toilet. Sarana tersebut tersebut disebar di lokasi perayaan seluruh Jakarta untuk melayani masyarakat. (Ant)