BANDA ACEH – Kesebelasan Kirgizstan kembali menuai kemenangan dalam turnamen sepakbola international Aceh World Solidarty (AWS). Di pertandingan kedua, Kirgiztan mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor telak 4-0 pada pertandingan yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin (4/12/2017).
Empat gol Kirgizstan dihasilkan oleh Zemlianukhin Anton menit ke-1, dua gol dari Baimatov Azamat menit ke-31 dan 57. dan Gol terakhir dilesakkkan oleh Saarbekov Kadyrbek menit ke-63. Dalam laga yang diguyur hujan sepanjang pertandingan 2 x 45 menit, pasukan Rudrenko Igor menguasai permainan dengan bola-bola panjang dan cepat.
Dengan kemenangan kedua ini, Kirgizstan mengumpul poin enam, dengan agregat memasukan tujuh gol tanpa kebobolan. Hasil tersebut mengantarkannya kepertandingan terakhir yang menentukan melawan Indonesia, Rabu (6/12/2017) sore, untuk menjadi juara dalam turnamen ini.
Baimatov Azamat dan kawan-kawan langsung menyerang dengan permainan cepat begitu bola pertama ditendang babak pertama. Serangan cepat dengan umpan bola panjang, tanpa terhalau barisan belakang Brunei, sehingga menit ke-1 gelandang serang Kirgizstan Zemlianukhin Anton langsung berhasil membobolkan gawang Mohd. Ishyra Asmin. Gol tersebut merupakan yang tercepat dalam turnamen ini.
Pasukan Rudrenko Igor yang bermain kosisten menguasai jalannya pertandingan meski lapangan becek, sehingga gol selanjutnya pun lahir melalui kaki Baimatov Azamat dua gol dan terakhir dari Saarbekov Kadyrbek.
Kesebelasan Brunei Darusalam sebenarnya juga berusaha melakukan serangan, namun upaya yang dilakukan selalu kandas di barisan pertahan lawan. Muhammad Yusof sempat mengimbagi dengan permainan cepat namun hanya bertahan hingga 10 menit pertama.
Pelatih Kirgizstan Rudrenko Igor mengatakan, para pemainnya mampu mempertahankan permain terbaik dengan Brunei. Permainan ini dapat terus berlanjut pada pertandingan terakhir melawan Indonesia. Sementara itu, pelatih Brunei Darussalam Stephen Ng mengatakan para pemain telah berusaha maksimal. Bahkan timnya sempat menguasai permainan di menit ke-5 hingga menit 10. “Lapangan yang becek juga menjadi kendala tidak berkembangnya permainan,” pungkasnya (Ant)