Tundukkan Arsenal 3-1, City ke Puncak Klasemen Liga Inggris

LONDON — Manchester City membuka keunggulan delapan poin di puncak klasemen Liga Inggris, ketika mereka terus menampilkan permainan luar biasa dengan kemenangan 3-1 atas tamunya Arsenal, sebelum pesaing terdekatnya Manchester United kalah 0-1 di markas Chelsea pada Minggu.

City mengoleksi gol ke-52 mereka musim ini di semua kompetisi melalui gol-gol yang dibukukan Kevin De Bruyne, Sergio Aguero, dan pemain pengganti Gabriel Jesus untuk memastikan kemenangan beruntun kesembilannya di liga.

Alexandre Lacazette sempat mencetak satu gol balasan untuk Arsenal, namun pasukan Arsene Wenger kini tertinggal 12 poin di peringkat keenam.

Kedatangan kembali untuk ketiga kalinya Jose Mourinho pada laga kompetitif ke bekas klubnya Chelsea setelah dipecat tiga tahun lalu berakhir dengan kekalahan ketiga, ketika gol pertama Alvaro Morata sejak September mengunci kemenangan bagi sang juara bertahan di Stamford Bridge.

Morata menanduk gol penentu kemenangan itu pada menit ke-55.

Pemain Tottenham Hotspur Son Heung Min menjadi pemain Asia pertama dengan gol terbanyak di Liga Inggris, ketika ia membukukan gol pada menit ke-64 untuk mengamankan kemenangan 1-0 atas tamunya tim juru kunci Crystal Palace.

Itu merupakan gol ke-20nya di kompetisi level tertinggi, melampaui koleksi gol mantan gelandang Manchester United Park Ji Sung.

Spurs kini mengoleksi 23 poin dari 11 pertandingan, jumlah yang sama dengan yang dimiliki United, di mana City menjauh di pucuk klasemen dengan 31 poin. Juara bertahan Chelsea berada di peringkat keempat dengan 22 poin, disusul Liverpool dan Arsenal dengan 19 poin.

Bagaimanapun, untuk drama sebenarnya, Goodison Parklah tempatnya ketika Everton bangkit dari tertinggal dua gol saat melawan Watford untuk menang 3-2 melalui penalti Leighton Baines menjelang pertandingan usai.

Watford kemudian mendapat hadiah penalti pada menit ke-101, namun Tom Cleverly gagal memaksimalkannya, yang membuat Everton memenangi pertandingan di kompetisi tertinggi setelah tertinggal dua gol untuk pertama kalinya sejak 1994.

Kemenangan ini menghentikan laju lima kekalahan beruntun di semua kompetisi untuk Everton dan mengeluarkan mereka dari zona degradasi untuk menduduki peringkat ke-15 — meninggalkan West Ham United di zona merah bersama Swansea City dan Crystal Palace.

“Kami melakukannya dengan cara yang berat, namun itu memeprlihatkan semangat dan perjuangan luar biasa,” kata manajer sementara Everton David Unsworth setelah kemenangan perdananya sejak mengambil alih tim menyusul pemecatan terhadap Ronald Koeman.

City tidak memainkan penampilan terbaiknya saat melawan Arsenal, namun mereka masih tetap lebih baik daripada pasukan Arsene Wenger.

De Bruyne membuka keunggulan timnya pada menit ke-19 dan Aguero mengubah skor menjadi 2-0 lima menit setelah turun minum melalui penalti yang didapat ketika Raheem Sterling dilanggar Nacho Monreal.

Terdapat juga dugaan offside terkait gol ketiga City yang membunuh harapan Arsenal untuk dapat menyelamatkan muka.

“Anda dapat menerima jika City menang dengan cara yang normal, namun hal ini tidak dapat diterima,” kata Wenger.

Pasukan Guardiola menuju jeda internasional dengan posisi dominan di liga setelah menaklukkan Chelsea, Liverpool, dan Arsenal.

“Musim lalu saat melawan tim-tim kandidat juara, kami hanya mampu menang dua kali,” kata Guardiola.

Musim ini pada November, Timnya telah menang tiga kali. Jika ingin memenangi gelar, timnya harus mengalahkan Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan tim-tim lain di puncak.

MU Kalah

Sementara United dibuat kecewa setelah turun minum saat melawan Chelsea dan dua kekalahan dari tiga pertandingan liga telah secara serius menghantam harapan-harapan mereka untuk mendekati tim sekota.

“Kami berada di peringkat kedua, bukan kelima atau keenam dan kami memiliki 18 tim yang posisinya lebih sulit dibandingkan kami,” kata Mourinho.

Menurut Mourinho lagi, delapan poin adalah delapan poin. Namun pihaknya telah melewati fase sulit dengan pertandingan-pertandingan melawan Tottenham, Liverpool, dan Chelsea tanpa pemain-pemain penting.

Kemenangan menghadirkan suntikan semangat bagi manajer Chelsea, Antonio Conte setelah timnya ditundukkan 0-3 oleh AS Roma pada tengah pekan. Menurut pria Italia tersebut, hal ini membuktikan semangat timnya telah kembali.

“Tipe kemenangan seperti ini penting untuk kepercayaan diri kami. Kami memperlihatkan hasrat dan tead hebat untuk memenangi pertandingan seperti ini. Kami bisa saja menang atau kalah, namun semangat kami harus seperti ini,” pungkas Conte (Ant).

Lihat juga...