Sri Mulyani Klaim Total Aset Negara Capai Rp5.546 Triliun

JAKARTA – Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, Pemerintah saat ini memang sedang giat-giatnya membangun. Sri Mulyani menegaskan bahwa pembangunan berbagai macam proyek infrastruktur yang tersebar tidak hanya berpusat di Pulau Jawa saja, namun juga di seluruh wilayah Indonesia.

Berbagai proyek pembangunan yang saat ini gencar dibangun Pemerintah adalah proyek pembangunan jalan tol, pembukaan atau peningkatan ruas jalan raya di masing-masing provinsi, kota hingga kabupaten, pembangunan rel kereta api, pembangunan pelabuhan, pembangunan bandara hingga pembangunan sejumlah bendungan dan berbagai macam proyek pembangunan infrastruktur lainnya.

Demikian penyataan Sri Mulyani pada saat menghadiri sekaligus memberikan anugerah penghargaan Barang Milik Negara (BMN) Award 2017 di Gedung Dhanapala, Kompleks Kementrian Keuangan, Senen, Jakarta Pusat. Sri Mulyani berharap agar seluruh instansi maupun kementrian terkait ikut serta dalam rangka mensukseskan program pembangunan infrastruktur yang sedang dibangun oleh Pemerintah.

Menurut Sri Mulyani, pembangunan sejumlah proyek infrastruktur tersebut memang sangat mendesak dan segera harus diwujudkan, karena proyek tersebut dipandang sangat strategis dan penting. Salah satu tujuannya adalah mengejar ketertinggalan khususnya dalam pembangunan infrastruktur dengan berbagai negara lainnya di dunia.

“Kalau pembangunan berbagai macam proyek infrastruktur tersebut dapat terwujud, maka otomatis akan mempengaruhi produktivitas dan sekaligus mempercepat peningkatan urat nadi perekonomian. Namun ingat membangun infrastruktur itu tidak gampang karena membutuhkan biaya atau anggaran yang sangat besar,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Menurut Sri Mulyani, hingga saat ini total biaya anggaran pembangunan berbagai macam proyek infrastruktur telah menyedot 1/3 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Anggarannya hampir mendekati Rp800 triliun. Sedangkan anggaran Pemerintah yang telah dialokasikan atau diberikan kepada seluruh provinsi, kabupaten dan kota dalam bentuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp700 triliun.

Namun menurut Sri Mulyani, total anggaran yang dikeluarkan Pemerintah tersebut ternyata masih jauh di bawah dari nilai total keseluruhan aset negara atau aset yang dimiliki Pemerintah Indonesia yang diperkirakan mencapai Rp5.546 triliun. Sedangkan total aset Barang Milik Negara (BMN) yang tersebar di seluruh Indonesia hingga saat ini diperkirakan mencapai Rp2.188 triliun atau hanya sebesar 40 persen dari total aset negara yang mencapai Rp5.546 triliun.

Lihat juga...