KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terus mempromosikan kuliner khas Sinonggi sebagai kuliner favorit di daerah tersebut. Makanan berbahan baku sagu tersebut diklaim memiliki banyak manfaat ketika dikonsumsi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe Muh Akbar menyebut, Sinonggi memiliki kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. “Termasuk makanan yang menyegarkan dan mengandung gizi,” kata Akbar, Selasa (21/11/2017).
Selain mengandung karbohidrat kata dia, sagu juga mengandung polimer alami yaitu zat yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia seperti memperlambat peningkatan kadar glukosa dalam darah. Oleh karenanya, Sinonggi aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Selain itu, serat pada sagu mengandung zat yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh atau zat imunitas, serta mengurangi resiko terkena kanker usus dan paru-paru.
Dikatakan Akbar, dalam setiap acara atau pameran nasional Konawe selalu memperkenalkan pangan Sinonggi kepada pengunjung dan menjelaskan manfaat dari kandungan kuliner itu. “Sedangkan di Konawe sendiri kami bekerja sama dengan setiap rumah makan dan restoran agar menjadikan Sinogngi sebagai menu utama dalam daftar menu makanan,” katanya.
Sinonggi pada dasarnya tidak hanya dijumpai di Sultra, akan tetapi juga bisa dijumpai di daerah-daerah lain namun memiliki nama penyebutan yang berbeda. Di Sulawesi Selatan (Sulsel) Sinonggu dikenal dengan sebutan Kapurung. Sementara orang Maluku atau Papua menyebutnya dengan Papeda. “Yang membedakan hanya cara penyajiannya,” pungkasnya.(Ant)