Fredrich: Setnov tak Mungkin Lari
JAKARTA — Pengacara kuasa hukum Setyo Novanto, Fredrich Yunadi, memastikan kliennya tersebut langsung menjalani rawat inap di Gedung Kencana Eksekutif, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Nasional Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat.
Manurut Fredrich Yunadi, tim dokter yang merawat Setya Novanto menyarankan agar yang bersangkutan menjalani rawat inap untuk memulihkan kondisi kesehatannya selama beberapa hari ke depan. Namun, menurut Fredrich, tim dokter belum bisa memastikan sampai kapan Setya Novanto akan menjalani rawat inap, karena semuanya tergantung kondisi kesehatan Setya Novanto sendiri.
“Pak Novanto malam ini langsung menjalani rawat inap, kalian jangan tanya di lantai berapa dan kamar nomor berapa, karena saya dilarang menginformasikan hal tersebut kepada pihak yang tidak berkepentingan, kalau wartawan penasaran tanya saja langsung sama pihak rumah sakit, ya pokoknya Pak Novanto kondisinya sudah membaik dan sudah bisa berkomunikasi dengan baik”, kata Fredrich Yunadi, saat jumpa pers di RSUP Nasional, Jakarta, Jumat (17/11/2017) malam.
Fredrich Yunadi juga menjelaskan, bahwa tadi siang tim penyidik KPK yang berjumlah sekitar 40 orang sempat mendatangi sekaligus ingin mengetahui kondisi terkini Setya Novanto pascakecelakaan yang dialaminya.
“Saya cuman heran dan sempat bertanya kepada sejumlah penyidik KPK, mengapa mereka membawa rombongan dalam jumlah banyak kalau hanya ingin melihat kondisi kesehatan Pak Novanto di rumah sakit, memangnya seperti mau perang, kan keberadaan Pak Novanto sudah jelas dan dia juga sedang sakit, jadi gak mungkin klien kami melarikan diri atau mangkir”, kata Fredrich Yunadi.
Pantauan Cendana News, malam ini setidaknya ada tujuh mobil milik KPK beberapa saat yang lalu keluar meninggalkan rumah sakit. Namun, tidak ada satu pun penyidik KPK yang bersedia memberikan penjelasan resmi kepada sejumlah wartawan yang masih bertahan di rumah sakit.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK Jakarta menjelaskan, pemindahan perawatan Setya Novanto dari Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau ke RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo tersebut semata-mata hanya karena alasan kepentingan penyidikan.
Febri Diansyah juga membenarkan, bahwa sejumlah penyidik KPK sempat berbicara langsung dengan Setya Novanto. Namun, Febri Diansyah belum bersedia merinci atau masih enggan memberikan penjelasan apa saja materi yang sempat ditanyakan sejumlah penyidik KPK kepada tSetya Novanto dalam kapasitasnya sebagai tersangka.