Bupati Sikka : Semangat Kepahlawanan adalah Semangat Persatuan

MAUMERE — Peringatan hari Pahlawan di Kabupaten Sikka yang berlangsung di lapangan Kota Baru Maumere Jumat (10/11/2017) pukul 08.00 WITA. Upacara berlangsung meriah dan khidmat dengan komandan upacara Kapten Laut (P) Jafar dan Bupati Sikka Drs Yoseph Ansar Rera bertindak selaku inspektur upacara.

Yosep Ansar Rera dalam sambutannya membacakan amanat Menteri Sosial RI mengatakan, karakter kepahlawanan memiliki daya hidup yang luar biasa dalam menghadapi berbagai rintangan dan penderitaan.

“Peringatan hari Pahlawan harus mampu menggali upaya, bukan abunya dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi,” tegasnya.

Semangat kepahlawanan kata Ansar, adalah semangat persatuan yang bulat, mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Semangat kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara di mana setiap zaman memiliki tantangannya tersendiri. dan oleh karena itu harus mengembangkan respon kepahlawanan yang sesuai dengan zamannya.

Setelah Indonesia merebut kemerdekaanya, lanjutnya, semangat kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensive. Kita butuh patriotisme yang lebih positif dan progresif dimana patriotisme sejati bukan sekadar mempertahankan melainkan juga memperbaiki keadaan negeri.

“Untuk keluar dari berbagai persoalan bangsa hari ini. Patriotisme progresif dituntut menghadirkan kemandirian bangsa tanpa terperosok pada sikap anti-asing dan dalam rangka mencapai perikehidupan kebangsaan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ungkapnya.

Patriotisme progresif tandas Ansar, harus mengembangkan ketahanan bangsa untuk bisa mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam kebudayaan. Sejalan dengan orientasi Trisakti tersebut Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden H.M Jusuf Kalla hadir dengan menawarkan visi transformatif.

“Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepnbadian berlandaskan gotong-royong dan dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut Nawacita,” tegasnya.

Rafael Raga, SP Ketua DPRD Sikka kepada Cendana News menambahkan, melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan 10 November ini yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan.

“Gerakan hidup baru adalah gerakan revolusi mental untuk menggembleng manusia Indonesia ini menjadi manusia baru yang berhati putih, berkemampuan baja, bersemangat elang rajawali. berjiwa api yang menyala-nyala dan itulah jiwa patriotisme progresif yang harus kita koarkan dalam menghadapi tantangan dan persoalan pembangunan hari ini,” sebutnya.

Tantangan dan persoalan dan persoalan yang kita hadapi saat ini kata Rafael, memang berat akan tetapi kita tidak boleh putus pengharapan karena para pahlawan kusuma bangsa mengajarkan pada kita arti penting perjuangan,ketabahan dan harapan.

“Barang siapa yang ingin memiliki mutiara harus kuat menahan nafas dan berani terjun menyelami samudera yang sedalam-dalamnya. Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan 10 November ini kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladai nilai-nilai luhur yang diwarikan kepada kita,” pungkasnya.

Bupati Sikka Drs.Yoseph Ansar Rera saat memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di lapangan Kota Baru Maumere./Foto: Ebed de Rosary.
Lihat juga...