Trek Menuju Tanjung Tuha, Menantang Penghobi Sepeda
LAMPUNG — Jarak dan waktu tak menghalangi untuk menikmati keindahan alam, sekaligus menyalurkan hobi, khususnya olahraga bersepeda, salah satunya dilakukan oleh puluhan anggota komunitas pecinta olahraga sepeda bernama Wes Gowes Cilegon.
Yuda, ketua rombongan sekaligus pemandu mengaku sebelumnya telah melakukan survei lokasi trek menantang di destinasi wisata Tanjung Tuha di Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan dengan keindahan alam di tepi Selat Sunda tersebut.
Tanjung Tuha yang memiliki beberapa spot destinasi wisata di Kecamatan Bakauheni, sengaja dipilih karena lokasinya sangat dekat ditempuh dari kota Cilegon, Provinsi Banten, dengan moda transportasi kapal roll on roll off (Roro) dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.
Bersama puluhan rekan penggila hobi bersepeda dalam
Klub Wes Gowes Cilegon membutuhkan waktu sekitar dua jam menggunakan kapal dan tiba di Bakauheni dilanjutkan dengan bersepeda.

Salah satu pilihan komunitas sepeda mendatangi destinasi wisata bahari Tanjung Tuha, kata Yuda, setelah melihat trek menantang yang beragam untuk menuju ke lokasi destinasi wisata tersebut, di antaranya jalan rabat beton, aspal, onderlagh, jalan tanah, bahkan pesisir pantai.
Setelah menikmati perjalanan menggunakan kapal melintasi Selat Sunda, rombongan disambut pemandangan Menara Siger ikon provinsi Lampung.
Dengan bersepeda ini, kata Yuda, bisa menikmati suasana akses Jalan Tol Trans Sumatera di KM 0 Bakauheni yang belum dioperasikan, dan menyusuri terowongan untuk menuju ke lokasi destinasi wisata Tanjung Tuha.
Sebagai destinasi wisata bahari yang sudah dikenal dengan lokasi atau spot memancing, Yuda dan rekan-rekannya juga berniat untuk melihat spot wisata baru dengan sebutan Tanjung Tuha Pasir Putih.
“Kalau spot utama di Tanjung Tuha umumnya keindahan alam yang bisa dinikmati dari atas mercusar atau gardu pandang dari besi, namun kita eksplore beberapa titik sekaligus karena berada di satu jalur”, terang Yuda.
Beberapa destinasi wisata bahari yang berada di Dusun Sukarame Desa Bakauheni yang selalu menjadi magnet bagi wisatawan penghobi petualangan hiking (jalan kaki), sepeda jenis mountain bike (sepeda gunung) serta adventure trail, khususnya trek yang menantang berupa jalanan berbukit, berbatu tersebut, di antaranya Tanjung Tuha Empat, Batu Liut, Legun Bawang dan mudah diakses pecinta jalan jalan.
Setelah trek menantang tersebut, sebagian penghobi wisata petualangan akan terbayar dengan pemandangan alam yang menakjubkan, memandang laut dan Pulau Jawa dari bukit dan lalu-lalang kapal di Selat Sunda.

Pengelolaan destinasi wisata oleh Kelompok Sadar Wisata juga telah ditingkatkan dengan penyediaan akses jalan rabat beton dan saung untuk berteduh.
“Selama musim kemarau akses jalannya bagus, sehingga banyak yang berkunjung. Namun, nanti menjelang November akses jalan becek dan licin biasanya pengunjung menurun”, ungkap Bambang.
Jumlah kunjungan rata-rata puluhan orang pada hari biasa, dan ratusan orang pada libur panjang sebagian merupakan wisatawan lokal dan dari luar daerah. Selain memberikan hasil dari karcis masuk pengunjung, sebagian masyarakat di dekat destinasi wisata mulai bekerja sebagai penyedia makanan dan minuman ringan bagi wisatawan sehingga memberi peningkatan secara ekonomi.