Relawan Gelar Donor Darah di Lamsel
LAMPUNG — Sekantong darah untuk satu nyawa dan beribu kebaikan menjadi sebuah inspirasi bagi sejumlah relawan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, untuk melakukan kegiatan menyumbang atau mendonorkan darahnya bagi penderita Thalasemia, serta bagi pasien yang membutuhkan darah.
Sebagai bentuk kepedulian dan pentingnya donor darah, Benny Anggareka sebagai anggota komunitas Tantra Muda Dwiva Bawika (Tamudika) Diving Club Lampung Selatan, menggelar kegiatan donor darah di Balai Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, bekerja sama dengan beberapa pihak terkait.
Benny menyebut, kegiatan yang dilakukan masih dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda. Merupakan wujud peran serta pemuda yang menjadi relawan dalam penyelamatan lingkungan Tamudika Diving Club Lampung Selatan bekerja sama dengan pemuda Karang Taruna Desa Pasuruan, Armada Pustaka Lampung, Perpustakaan, Desa Midang Belajakh dan difasilitasi oleh Unit Transfusi Darah (UPTD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Lampung Selatan.

Selain sebagai organisasi pecinta alam yang aktif dalam kegiatan bahari, di antaranya susur pantai, bersih pantai, transplantasi terumbu karang serta aktivitas selam (diving), penyelaman permukaan (snorkeling) serta aktivitas mencintai lingkungan lainnya, Benny menyebut ingin berbuat bagi masyarakat terutama terkait kebutuhan darah dan penderita Thalasemia yang ada di Lampung Selatan.
Sebagai kegiatan yang kali pertama dilakukan di desa Pasuruan, Benny sangat berterima kasih kepada masyarakat yang cukup antusias dalam mendonorkan darahnya. Meski hanya terkumpul 15 kantong darah, namun sudah cukup membantu.
Seluruh kantong darah hasil donor masyarakat selanjutnya diserahkan kepada UTD Palang Merah Indonesia Lampung Selatan dan disimpan untuk kebutuhan akan darah, khususnya UTD yang ada di Rumah Sakit Dr. Bob Bazaar Kalianda.
Gunawan Wirdana, Relawan onthel pustaka bagian dari Armada Pustaka Lampung didampingi Sugeng Haryono, menyebut sebelumnya relawan bersama beberapa komunitas juga melakukan aksi donor darah pada bulan Agustus, bagi penderita Thalasemia dengan jumlah darah terkumpul mencapai 30 kantong. Peserta donor darah yang sebagian besar dari pengunjung tempat wisata juga sosialisasi sebelumnya tentang pentingnya donor darah khususnya di wilayah Lampung Selatan.
“Berbagai upaya untuk peduli kepada sesama kita lakukan, salah satunya dengan donor darah, meski masih terbatas keinginan masyarakat untuk mendonor darah, selanjutnya kita harapkan akan lebih banyak lagi pendonor darah,” terang Gunawan Wirdana.
Kepala Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Lampung Selatan, Dr. Reny Indrayani, MKM., juga sangat berterima kasih kepada relawan yang telah menggagas kegiatan donor darah tersebut.
Sesuai jadwal ia berharap, kegiatan donor darah selanjutnya bisa dilakukan pada bulan Januari 2018 dengan melibatkan masyarakat yang rutin mendonorkan darahnya.