Pemkot Bitung Percepat Pembangunan Infrastruktur Pulau Lembeh
BITUNG — Pemerintah Kota Bitung mempercepat pembangunan infrastruktur di Pulau Lembeh Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, supaya segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan peningkatan kesejahteraannya.
Wali Kota Bitung Maximiliaan J Lomban di Bitung, Selasa (24/10), mengatakan pembangunan infrastruktur di Pulau Lembeh akan terus didorong sehingga masyarakat di pulau tersebut merasakan kemajuan pembangunan seperti masyarakat lainnya di perkotaan.
Hal itu, katanya, merupakan realisasi janji yang disampaikan ketika terpilih menjadi Wali Kota Bitung bersama pasangannya untuk periode 2016-2021.
Setelah berhasil dengan pembangunan jalan lingkar Pulau Lembeh, Pemerintah Kota Bitung melakukan terobosan lewat kerja sama dengan PLN Sulut Sulteng Gorontalo (Sulutenggo) dengan masuknya aliran listrik 24 jam di Pulau Lembeh yang dinikmati 17 kelurahan, tersebar di Kecamatan Lembeh Selatan dan Lembeh Utara, termasuk 9 kelurahan yang selama ini belum pernah mendapatkan layanan listrik.
Lomban mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur itu merupakan realisasi dari program prioritas dalam visi dan misi pembangunan kota setempat.
“Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor utama yang menunjang pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Terkait dengan pembangunan di Pulau Lembeh saat ini, lanjut Lomban, Pemerintah Kota Bitung juga telah bekerja sama dengan Kodim 1310/Bitung dalam program Karya Bakti Manunggal TNI untuk membuka jalan yang menghubungkan Kelurahan Pancuran dan Kelurahan Gunung Woka.
Ia mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung program itu, khususnya 12 kepala keluarga yang rela menghibahkan tanah mereka guna terealisasinya pembangunan jalan tersebut.
“Dengan terbukanya semua akses jalan di Pulau Lembeh akan sangat mendukung jalannya program pariwisata, secara langsung berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di sini,” kata Lomban.
Tahapan pembangunan yang sudah berjalan saat ini, merupakan awal dari rencana besar pengembangan infrastruktur di pulau eksotis itu, di mana akan ada pembangunan bandar udara dan Jembatan Bitung-Pulau Lembeh.
“ini bukan mimpi tapi segera terealisasi karena sudah ada investor asal Tiongkok yang mendapat rekomendasi dari Presiden Jokowi memilih Sulawesi Utara, tepatnya Kota Bitung, lebih khususnya Pulau Lembeh untuk berinvestasi,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri mengatakan Pemkot Bitung telah menyerahkan bantuan empat mobil untuk transportasi darat guna menunjang aktivitas warga Pulau Lembeh. Operasional kendaraan itu khusus untuk anak sekolah dan guru, tidak dipungut biaya.
Selain pembangunan fisik, katanya, pemerintah telah melakukan kegiatan nonfisik, berupa pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan/KB, hukum, pemeriksaan IVA tes, bakti sosial di tempat-tempat ibadah, serta pemberian sembako murah bagi keluarga yang kurang mampu yang tersebar di Pulau Lembeh.
“Semua program yang direncanakan untuk satu tujuan, yakni mewujudkan masyarakat sejahtera dengan memaksimalkan potensi yang ada,” katanya (Ant).