Bridge Jump, Pesona di Bawah Jembatan Kali Ciliwung

DEPOK – Mendung bergelayutan menggantikan cuaca cerah di siang itu sekira pukul 14.00 WIB di Kali Ciliwung di kawasan jembatan tak jauh dari gerbang utama Grand Depok City (GDC). Tampak empat bocah bermain di sungai di titik lokasi bridge jump lengkap dengan outbond-nya.

Anak-anak bermain di Kali Ciliwung Depok, lokasi Bridge Jump. -Foto: Makmun Hidayat.

Mereka asyik bermain air, berenang, melempar ban dalam mobil, lalu dikejar lewat jalan setapak hingga ban itu ditangkap jelang bawah jembatan. Keceriaan bocah-bocah itu menyatu dengan keelokan kawasan nan asri itu yang dikelola oleh Komunitas Ciliwung Depok (KDC) itu.

Dari pantauan Cendana News di lokasi, Minggu (8/10/2017), di kawasan bawah jembatan itu, terdapat pemandangan mural yang indah. Tempatnya rapi, dan jauh dari kesan kumuh. Inilah salah satu potensi Depok sebagai kota tujuan wisata yang perlu terus dikembangkan melalui berbagai inovasi untuk menggairahkan sektor pariwisata di Kota Depok.

Salah satu komunitas muda penggiat lingkungan Depok yang peduli, yakni KCD. Komunitas yang bermarkas di bawah jembatan Grand Depok City, Jalan Boulevard, Sukmajaya itu, fokus pada pengembangan ekowisata di sepanjang aliran Sungai Ciliwung Kota Depok.

Mereka mengembangkan ekowisata Ciliwung sebagai bagian dari upaya konservasi dan meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan. Minimal tidak membuang sampah lagi ke sungai.

Proyek Koordinator Wisata KCD, Bambang Harianto, saat dihubungi Cendana News menyebutkan dirinya tengah ada kegiatan latihan di camp Depok Timur di Jalan Baru.

Dari pantauan Cendana News di lokasi markas KCD, terdapat bridge jump, yakni wahana pemacu adrenalin dengan cara melompat dari ketinggian dari atas jembatan ke Sungai Ciliwung. Berbagai perlengkapan keamanan juga dipersiapkan oleh KCD.

Inovasi wisata itu diluncurkan KCD pada Ramadhan, lalu. Bila Anda ingin mencobanya, ada pilihan ketinggian yang ditawarkan, mulai dari 10 meter dan 15 meter.

Wahana bridge jump hanya diperuntukkan bagi pengunjung usia minimal 17 tahun dan maksimal 40 tahun. Selain itu, bagi pengunjung yang memiliki riwayat penyakit, seperti jantung, paru-paru, vertigo, epilesi dan sebagainya, tidak diperkenankan mencobanya kendati ada keinginan untuk menjajalnya.

Bila ingin mencoba wahana itu, datanglah pada hari pelayanan, setiap Sabtu dan Minggu. Mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. Pada hari libur nasional juga buka. Wahana bridge jump juga melayani pada hari biasa yang dikhususkan bagi pengunjung rombongan.

Sebagai wahana hiburan berbasis alam bagi warga, sebelum masuk menuruni tangga menuju lokasi bridge jump terdapat pesan utama untuk mengkampanyekan budaya peduli lingkungan. Pesan itu berderet pada tiga kayu sekaligus sebagai ucapan selamat datang kepada pengunjung.

“Ciliwung tempat bermain, rawat dan jaga kelestariannya, salam lestari,” begitu bunyi pesan moralnya.

Pintu masuk lokasi Bridge Jump di Kali Ciliwung di kawasan jembatan tak jauh dari gerbang utama Grand Depok City (GDC). -Foto: Makmun Hidayat.
Lihat juga...