Bappenas Dorong Pemda Terapkan Adaptasi Lingkungan
KUPANG – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong pemerintah daerah tingkat provinsi dan kabupaten menerapkan program adaptasi terhadap lingkungan dengan memasukkannya ke dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM).
Kepala Biro Perencanaan, Organisasi, dan Tata Laksana Bappenas Rohmad Supriadi mengatakan, program tersebut dibutuhkan untuk membantu khususnya masyarakat petani dan nelayan yang masih bergantung dengan keadaan alam. Hasil studi yang dilakukan bisa membantu untuk beradaptasi dengan perubahan iklim.
“Mata pencaharian masyarakat yang bergerak di bidang pemanfaatan sumber daya alam seperti petani dan nelayan sangat bergantung dengan alam, maka Bappenas mendorong daerah untuk memiliki perencanaan adaptasi terhadap lingkungan,” katanya, Minggu (22/10/2017).
Program adaptasi terhadap lingkungan dapat berupa penerapan teknologi yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan masyarakat, misalnya saja teknologi yang dibutuhkan petani untuk menghadapi kekeringan.
Sementara itu, Bappenas melakukan pemetaan kebutuhan teknologi yang diperlukan masing-masing wilayah untuk mengatasi persoalan tersebut. “Jadi, setiap provinsi atau kabupaten menganalisa kesesuaian teknologi dengan keperluan masing-masing daerah,” tambahnya.
Selama ini daerah baru sebatas memasukkan program mitigasi perubahan iklim seperti penghijauan dan energy. Seperti menggunakan energi matahari, namun program adaptasi lingkungan masih belum dilakukan. “Sebenarnya secara nasional semua provinsi sudah memiliki program tersebut, hanya masalah intensitas programnya masih kurang , nah itu yang kita dorong agar program tersebut dapat langsung membantu petani dalam mengatasi kekeringan,” pungkasnya. (Ant)