KOBA – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan meluncurkan aplikasi elektronik yang memuat semua informasi terkait harga sembilan bahan kebutuhan pokok di daerah itu.
“Rencananya aplikasi itu mulai kami luncurkan dan diterapkan pada 2018, sekarang sedang mencari nama yang cocok dan mudah diingat untuk aplikasi tersebut,” kata Kepala Disperindagkop dan UKM Bangka Tengah, Kaharudin, di Koba, Sabtu (28/10/2017).
Ia menjelaskan, aplikasi elektronik merilis harga kebutuhan pokok tersebut untuk memudahkan kerja petugas lapangan dalam menyampaikan laporan secara cepat terkait kondisi harga kebutuhan bahan pokok pada sejumlah pasar di daerah ini.
“Selama ini, laporan harga bahan kebutuhan pokok disampaikan atau dilaporkan secara manual oleh petugas pemantauan harga di lapangan, maka ke depan pelaporan dilakukan secara elektronik, sehingga informasinya lebih cepat diketahui masyarakat secara luas,” katanya.
Ia menjelaskan, teknis kerja aplikasi online info harga sembako itu nantinya masing-masing petugas pemantauan harga dapat masuk dan menggunakan aplikasi tersebut untuk merilis langsung kondisi harga di pasar.
“Penyuluh sembako tidak perlu lagi ke kantor, cukup di lapangan saja sudah bisa melaporkan kondisi harga sembako secara elektronik. Nanti akan ada seorang admin khusus yang ditugaskan di kantor untuk meng-update data,” jelasnya.
Selain itu, kondisi fluktuasi harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar bisa dilaporkan setiap hari dimana selama ini kondisi hargadilaporkan setiap minggu. “Keuntungan lain yang didapat dari aplikasi ini adalah masyarakat juga bisa memantau dan melihat kondisi harga kebutuhan pokok secara online, sehingga warga bisa membandingkan harga antar pasar,” katanya.
Ia juga mengatakan, aplikasi online yang memuat informasi harga kebutuhan pokok ini juga sebagai acuan bagi masyarakat untuk memilih pasar yang menjual kebutuhan pokok lebih murah.
“Dengan adanya informasi secara online ini, warga bisa membandingkan harga dari pasar yang satu dengan pasar yang lainnya,” katanya.
Pihaknya akan menempatkan penyuluh pada setiap kecamatan untuk menyampaikan langsung informasi terkini terkait harga sembilan bahan pokok pada sejumlah pasar. “Dengan demikian, informasinya akan lebih akurat dan terpercaya. Kami juga membuka ruang atau konten khusus untuk warga yang akan memberikan komentar dan informasi terkait harga kebutuhan pokok,” katanya. (Ant)