BANDUNG – Sejumlah warga menyesalkan kebijakan Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang melakukan penebangan pohon tua untuk kepentingan pelebaran jalan di Jalan Rumah Sakit, Garut, karena khawatir berdampak buruk terhadap kondisi lingkungan di Garut.
“Saya kira tidak perlu menebang pohon, apalagi ini pohon tua yang kondisinya kokoh dan memberikan manfaat buat masyarakat,” kata Irawan, warga sekitar pelebaran Jalan Kampung Sukapadang, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Sabtu (30/9/2017).
Ia menuturkan, pohon yang berjajar di sepanjang Jalan Rumah Sakit itu sebaiknya dipertahankan, jangan ditebang karena khawatir akan menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan manusia.
Menurut dia, pohon memiliki banyak manfaat untuk kehidupan manusia, maupun makhluk hidup lainnya, dan membuat sejuk kawasan kota Garut. “Tapi, apa yang terjadi, bukannya dijaga, ini malah ditebang, sehingga menjadi gersang,” katanya.
Warga lainnya, Agus menambahkan, menebang pohon di pinggir jalan bukan solusi, melainkan akan mengancam bahaya bagi lingkungan. Menurut dia, pemerintah seharusnya mencari upaya lain dalam memperlebar jalan yang tujuannya untuk mengatasi kepadatan arus kendaraan di jalur itu.
“Membangun jalan maupun pohon dua-duanya penting, tapi sebaiknya cari alternatif lain, dengan tidak menebang pohon,” katanya.
Ketua Yayasan Paragita lembaga pegiat lingkungan, Gita Noorwardhani menyatakan, pohon merupakan makhluk hidup yang keberadaannya harus dijaga dengan baik untuk menjaga keselarasan alam.
Menurut dia, penebangan pohon merupakan tindakan yang tidak berhati nurani terhadap lingkungan. “Apalagi ini pohon yang hidup, bukan pohon mati, tapi kenapa harus ditebang, menurut saya ini tidak punya hati nurani,” katanya.
Ia mencontohkan, beberapa daerah lain seperti Bogor yang melakukan pembangunan jalan tanpa harus menebang pohon di pinggir jalan.
Pemkab Garut, kata dia, sebaiknya belajar ke daerah lain dalam menerapkan pembangunan sama tanpa harus merusak lingkungan. “Ada daerah lain yang membangun jalan tanpa menebang pohon, tapi kenapa di Garut harus menebang pohon,” katanya. (Ant)