Menikmati Berlibur di Agrowisata Bhakti Alam Pasuruan

PASURUAN — Jenuh dengan rutinitas sehari-sehari atau ingin berlibur bersama keluarga, Agrowisata Bhakti Alam bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menghabiskan waktu akhir pekan bersama sahabat maupun kerabat beserta keluarga.

Agrowisata Bhakti Alam adalah salah satu tempat wisata unggulan di kabupaten Pasuruan yang patut dikunjungi oleh wisatawan. Berlokasi di desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, tempat agrowisata yang satu ini menawarkan suasana perkebunan buah, tanaman hias dan peternakan yang mampu mempesona setiap pengunjung yang datang ke tempat tersebut.

Untuk bisa sampai ke Agrowisata Bhakti Alam bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua, roda empat dan juga bus. Tidak sulit karena sudah banyak terpasang papan petunjuk arah di beberapa titik jalan menuju lokasi. Jika di tempuh dari kota Malang, kurang lebih memakan waktu 1,5 hingga dua jam perjalanan.

Salah satu pemandu wisata, Risky/Foto: Agus Nurchaliq

Sesampainya di Bhakti Alam, pengunjung tidak perlu khawatir kebagian tempat parkir karena di tempat ini menyediakan lahan parkir yang cukup luas. Sedangkan tiket masuknya sendiri di bandrol 35 ribu Rupiah per orang. Tiket tersebut sudah termasuk tiket kereta keliling, susu, tester buah, dan jus buah.

Usai melewati pintu masuk, pengelola telah menyiapkan kereta keliling untuk mengantar para pengunjung menikmati kemegahan Agrowisata Bhakti Alam. Selama di kereta, wisatawan juga akan mendapatkan berbagai informasi dari pemandu wisata mengenai berbagai tempat dan aneka jenis tanaman buah yang ada.

Salah satu pemandu wisata, Risky menjelaskan bahwa di Agrowisata Bhakti Alam sendiri memiliki lebih 100 varietas dari kurang lebih 30 jenis tanama buah diantaranya Jambu, melon kuning, belimbing, buah naga, mangga, apel serta durian yang menjadi buah unggulan.

“Di tempat ini juga memiliki 14 green house yang digunakan untuk budidaya melon kuning,” jelas Risky.

Lebih lanjut Risky menyampaikan, tidak hanya aneka jenis buah di Agrowisata Bhakti Alam juga terdapat peternakan hewan produktif seperti kambing etawa yang di maksimalkan susunya sebagai bahan dasar pembuatan youghurt.

Selain kambing Etawa ada juga peternakan kuda dan sapi perah.

“Untuk kuda, kita maksimalkan sebagai wahana tempat berkuda. Bhakti alam mempunyai sapi perah sekitar 25 ekor, dimana setiap ekor sapi perah mampu menghasilkan susu 10-25 liter per hari,” ujarnya.

Tidak hanya berkeliling, para wisatawan juga diajak ke tempat pembuatan jamu tradisional dan youghurt.

Di akhir perjalanan, wisatawan di turunkan di tempat rest area. Di tempat ini terdapat banyak wahana permainan untuk anak-anak dan tempat berfoto, seperti kolam renang, area gokart dan ATV.

Green house melon kuning/Foto: Agus Nurchaliq

Salah satu pengunjung asal Surabaya, Dinda mengaku baru pertama kali datang ke Agrowisata Bhakti Alam. Menurutnya, di tempat tersebut sangat cocok digunakan sebagai tempat wisata keluarga sekaligus tempat edukasi.

“Kalau biasanya kita hanya melihat buahnya saja di pasar maupun di supermarket, di Agrowisata Bhakti Alam kita bisa sekalian melihat bentuk pohon dari buah-buahan yang biasa kita konsumsi,” akunya.

Lihat juga...