Kopdit Pintu Air, Koperasi Primer Nasional Pertama di NTT

MAUMERE –  Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air yang di Dusun Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, menjadi koperasi pertama di kabupaten Sikka dan di provinsi NTT yang terdaftar sebagai koperasi primer tingkat nasional sejak awal bulan September 2017.

Hilarius L. Bura, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi dan Usaha Kecil Manengah Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sikka. -Foto: Ebed de Rosary

Pintu Air masuk menjadi koperasi primer tingkat nasional, karena sudah memiliki kantor cabang pada minimal 3 provinsi yang ada di Indonesia dan Kopdit Pintu Air perkembangannya sangat pesat, serta pintar membaca peluang yang ada dengan membuka kantor cabang dimana-mana.

Demikian disampaikan Hilarius. L. Bura, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi dan Usaha Kecil Manengah Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM kabupaten Sikka, saat ditemui Cendana News di kantornya, Selasa (12/9/2017).

Dikatakan Hilarius, Kopdit Pintu Air fokus pada pengembangan anggota bukan saja di provinsi NTT. Namun, juga merambah hingga luar provinsi NTT seperti di Makassar, Jawa Timur, NTB dan Papua.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih Kopdit Pintu Air dan berharap, agar koperasi ini bisa terus berkembang menjadi yang terbaik di level nasional, sehingga bisa mengharumkan nama Sikka dan NTT,” ungkapnya.

Di kabupaten Sikka, jelas Hilarius, terdapat 163 koperasi yang berbadan hukum. Di antaranya 5 koperasi yang merupakan koperasi tingkat provinsi, karena sudah memiliki kantor cabang di lebih dari 3 kabupaten, seperti Koperasi Obor Mas, Tuke Jung, Suber Huter, Mitan Gita dan Hiro Heling.

“Berdasarkan peraturan Menteri Koperasi yang baru, ada 7 koperasi yang dibekukan, yakni koperasi karyawan dan koperasi pegawai negeri serta sebuah koperasi kredit Sadar Bina di Bola yang sudah bergabung dengan Kopdit Hiro Heling,” terangnya.

Yakobus Jano, Ketua Kopdit Pintu Air, menjelaskan, Pintu Air memang sudah sejak 2016 mengajukan izin menjadi koperasi primer nasional dan memang sudah mendapatkan peningkatan status tersebut.

Dengan dikeluarkan status tersebut, tandas Yakobus, dalam bulan Oktober 2017 ini pihaknya akan membangun Kantor Cabang Pembantu di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk melayani anggota di daerah Sulawesi.

“Kami akan membangun kantor cabang di Makassar, agar anggota yang berada di Sulawesi bisa terlayani oleh kantor cabang tersebut, dan ini juga untuk mendekatkan pelayanan,” terangnya.

Hingga akhir bulan Agustus 2017, lanjut Yakobus, jumlah anggota Kopdit Pintu Air mencapai angka 174.258 anggota yang tersebar di 22 kabupaten dan kota di NTT, Bima provinsi NTB, Makassar, Sulawesi Selatan, serta anggota perorangan di Sorong, Papua dan juga Jakarta.

“Kami juga membuka swalayan, majalah dan tabloid, penyewaan kendaraan, ternak dan lainnya untuk mendukung pengembangan usaha serta meningkatkan  ekonomi anggota,” pungkasnya.

Lihat juga...