Jepang Diajak Tingkatkan Kerjasama Pembangunan SDM di Sumut
SERDANG BEDAGAI – Pemerintah Jepang diharapkan terus meningkatkan kerja samanya dengan berbagai lembaga di Kabupaten Serdang Bedagai , Sumatera Utara. Utamanya yang berkaitan dengan bantuan peningkatan sumber daya manusia.
Pada tahun 2014 lalu, pemerintah Jepang telah memberikan bantuan dalam bentuk hibah Pusat Pelatihan Peternakan kepada Bina Keterampilan Pedesaan Indonesia (BITRA). Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti antara Bupati Serdang Bedagai Soekirman dengan Konjen Jepang Yuji Hamada.
Bupati Serdang Bedagai Soekirman mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Konjen Jepang, karena Serdang Bedagai merupakan satu-satunya daerah di Sumut yang memperoleh bantuan hibah tersebut. Diharapkan kerjasama yang dilakukan bisa berkembang ke lebih banyak bidang.
Hal tersebut mempertimbangkan dari kerjasama yang dilakukan, banyak manfaat yang bisa diterima oleh masyarakat Sumatera Utara khususnya Sedang Bedagai.
“Dengan adanya bangunan pusat pelatihan itu juga telah banyak yang mendapat pelatihan sehingga bisa menjadi tenaga-tenaga ahli di bidang pertanian dan peternakan,” kata Soekirman saat menerima menerima kunjungan Konsul Muda Konjen Jepang di Medan Daiki Yokoyama bertempat di Pusat Pelatihan Peternakan Terpadu (PPPT) Desa Mangga Dua Kecamatan Tanjung Beringin, Selasa (19/9/2017).
Konsul Muda Konjen Jepang Daiki Yokoyama mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Yayasan BITRA karena telah merawat dan mengelola pusat pelatihan itu dengan sangat baik. Fasilitas yang baru ada di Sumut itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan SDM masyarakat Indonesia khususnya di Serdang Bedagai.
Ia berharap agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui pusat pelatihan tersebut yang juga merupakan salah satu bentuk nyata perhatian dan kepedulian pemerintah Jepang kepada masyarakat Serdang Bedagai. Kunjungan Konsul Muda Jepang ke Medan tersebut sebagai tindaklanjut terhadap kerjasama yang telah terjalin selama ini.
“Sejak tahun 1958 silam kerja sama Jepang dan Indonesia terus berkesinambungan dan akan diperingati pada Japan’s Day dalam rangka memperingati hubungan kedua negara ini,” katanya. (Ant)