Kalau Merasa Benar, Rekanan Silahkan Lakukan Sanggahan

MAUMERE – Kalau rekanan atau pihak kontraktor merasa keberatan dengan proses lelang bahkan hingga sudah ditentukan pemenang tender maka rekanan bisa melakukan sanggahan bahkan mengambil langkah lebih lanjut.

“Dalam proses lelang ini masih ada tahapan dimana mereka bisa melakukan sanggahan kalau merasa tidak puas terhadap proses pelelangan,” tegas ketua Pokja XI  yang menangani proyek jaringan air bersih di dinas Pekerjaan Umum kabupaten Sikka, Andreas David,ST, Senin (3/7/2017).

Terkait adanya rekanan yang tidak mendapatkan surat dukungan dari pabrik sebut Andre sapaannya, itu bukan salah Pokja XI dan pihaknya pun tidak mau dipersalahkan sebab itu urusan pabrik dan pihak rekanan.

“Soal mereka tidak mendapatkan surat dukungan itu bukan urusan kami, sebab kami hanya menjalankan isi dokumen itu dan mereka tidak mendapatkan surat dukungan bukan tanggung jawab kami,” tuturnya.

Yang mengikuti tender proyek jaringan air bersih tandas Andre, sekitar 11 rekanan tapi yang tidak mendapatkan surat dukungan hanya beberapa saja, kecuali yang mendapatkan surat dukungan pabrik hanya satu rekanan saja maka itu dipersoalkan.

Elisabeth Aulia Yunita,SP sekertaris Pokja XI menambahkan, kalau ternyata merasa benar dan ada permainan tidak sehat silahkan disanggah dan bila ternyata hasil sanggahan rekanan benar maka lelang ini bisa gagal.

“Kalau rekanan merasa benar silahkan disanggah dan kami terbuka untuk itu, semua proses dilakukan secara transparan dan bisa dilakukan protes kalau memang ada kesalahan,” ungkapnya.

Surat dukungan pun lanjut Elisabet bisa didapatkan dari pabrik pipa manapun di Indonesia sebab didalam dokumen juga tidak diperbolehkan dicantumkan merek produknya jadi jangan hanya minta dukungan pabrik di Surabaya saja.

Untuk diketahui, proyek jaringan air bersih tahun anggaran 2017 di kabupaten Sikka terdapat di Baopaat, Iligai, Hebing, Hepang dan Darat Gunung. Di setiap paket pengerjaan diikuti oleh beberapa rekanan.

Rekanan yang tidak mendapatkan surat dukungan pabrik melakukan protes dan menganggap ada permainan sehingga hanya rekanan tertentu saja yang mendapatkan surat dukungan dari dua pabrik pipa di Surabaya provinsi Jawa Timur.

Lihat juga...