Nelayan di Pasia Tiku, Dapat Bantuan 6 Paket GPS

KAMIS, 15 JUNI 2017

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menyerahkan bantuan untuk nelayan yang tergabung ke dalam Kelompok Koperasi Karya Bersama Jorong Pasia Tiku Nagari Tiku Selatan, Kabupaten Agam. Bantuan yang diberikan tersebut, berupa enam paket GPS (sonar) yang berfungsi untuk mendeteksi ikan.

Wagub Sumbar Nasrul Abit bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Yosmeri, mengatakan, sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian kepada masyarakat nelayan yang ada di Sumbar, karena hingga saat ini presentase kemiskinan masyarakat masih didominasi oleh masyarakat nelayan.

Selain memberikan bantuan  GPS, Pemprov Sumbar melalui Dinas Kelautan dan Perikanan juga telah memiliki program dan kegiatan tahun 2017, khusus di Kabupaten Agam ini, yang terdapat pada bidang budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan. Kegiatan yang dijalani, yakni produksi ikan nila 117.000 ekor, 6.040 kilogram pakan untuk 8 kelompok penerima, fasilitas Usaha Perikanan Budidaya untuk menunjang Kegiatan TMMN 20.000 ekor, 750 kilogram pakan untuk satu kelompok penerima.

Upaya untuk membantu para nelayan agar memiliki perekonomian kehidupan yang layak, Dinas Kelautan dan Perikanan juga memiliki program gerakan Pensejahteraan Petani Terpadu (GPP) 30.000 ekor, 1.400 kilogram pakan untuk satu kelompok, Pengembangan Daerah Sumber Benih Ikan 150 kilogram induk ikan, 650 kilogram pakan untuk 4 UPR, Kegiatan Produksi Ikan Lele 15.000 ekor, 1.290 kilogram pakan, 2 kelompok, Tramel Net (jaring udang) 15 unit akan diserahkan setelah lebaran.

“Tidak hanya itu, kita juga telah memberikan benih ikan garing untuk lubuk larangan sebanyak 22.000 ekor, sudah dibagikan bulan Mei, lalu,” katanya, Kamis (15/6/2017).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, menambahkan,  pemerintah akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan produktivitas nelayan dengan berbagai program dan kegiatan. Salah satu bukti bantuan, yakni adanya 6 paket GPS. Bantuan tersebut diharap dapat membantu peningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Sumbar.

Nasrul menyebutkan, saat ini yang perlu untuk dilakukan ialah turut membantu mengawasi adanya illegal fishing di perairan Sumbar. Untuk itu, ia mengimbau kepada para nelayan atau masyarakat, jika menemui adanya illegal fishing di perairan Sumbar agar segera melaporkan ke pihak berwajib. “Illegal fishing ini jangan dikasih ampun, jika ditemukan segera lapor. Karena jika dibiarkan, akan mempengaruhi penurunan hasil tangkap ikan nelayan di Sumbar juga,” tegasnya. (Muhammad Noli Hendra/ Koko Triarko/ Foto: Muhammad Noli Hendra)
Source: CendanaNews

Lihat juga...