Dampak Angin Kencang,Harga Ikan di TPI Alok Maumere Naik Tajam

SABTU, 17 JUNI 2017
MAUMERE — Harga jual ikan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Alok Maumere Kabupaten Sikka yang juga difungsikan sebagai tempat berjualan ikan, selama dua pekan belakangan tetap tinggi. 

Penjual ikan di TPI Alok Maumere.

Lonjakan harga jual ikan terjadi akibat angin kencang yang menyebabkan gelombang tinggi yang menyebabkan perahu-perahu nelayan berukuran kecil di bawah 2 Grass Ton tidak dapat melaut.

Hal ini disampaikan Jupri Ismail salah seorang nelayan yang ditemui Cendana News Sabtu (17/6/2017) pagi di TPI Alok saat sedang menurunkan ikan dari kapal motornya yang berukuran 5 Grass Ton.

“Kalau perahu motor ukuran 2 sampai 3 Grass Ton biasanya menunggu hingga gelombang tidak terlalu tinggi baru mereka melaut,” ungkapnya.

Biasanya lanjut Jupri mereka hanya melaut dengan jarak 1 atau 2 mil dari bibir pantai. Biasanya mereka melepas pukat dengan menyasar ikan layang, selar, tembang dan juga cumi berikuran kecil yang biasa berada di permukaan laut.

“Kalau perahu ukuran 5 grass ton lebih memilih memancing ikan tongkol dan tuna di laut dalam untuk dijual ke pabrik ikan,” terangnya.

Zubaidah salah seorang penjual ikan yang ditanyai membenarkan,mahalnya harga ikan terjadi akibat stok dari nelayan berkurang drastis dan lebih banyak mengandalkan ikan dari Kabupaten Flores Timur yang dibawa menggunakan mobil pick up.

“Biasanya mereka tiba di TPI Alok subuh sehingga pagi hari kami sudah bisa menjualnya ke masyarakat,” sebutnya.

Meski demikian lanjut Zubaidah, harga jual ikan tetap tinggi semisal harga ikan tembang yang dijual 10 ekor seharga 10 ribu rupiah, ikan selar ukuran 3 jari orang dewasa dijual seharga 20 ribu rupiah untuk 10 ekornya serta ikan layang dengan ukuran 2 jari dilepas dengan harga 20 ribu rupiah per 10 ekornya.

Harga ikan Cakalang pun mencapai 100 ribu rupiah per ekor untuk ukuran 5 kilogram sementara ikan tongkol ukuran 2 kilogram dijual seharga 50 ribu rupiah sedangkan ikan kerapu dan ikan karang lainnya dengan ikuran lebar 2 sentimeter dijual seekornya 50 ribu rupiah.

“Lebih banyak ikan kecil yang dijual dan biasanya diambil dari bagan dan perahu kecil tapi itu pun jumlahnya sedikit sekali sehingga harga ikan naik dua kali lipat,” pungkasnya.

Zubaidah.

 Jurnalis: Ebed de Rosary/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto; Ebed de Rosary
Source: CendanaNews

Lihat juga...