Antisipasi Kecelakaan Laut, SAR Polda Lampung Lakukan Patroli

LAMPUNG – Antisipasi kecelakaan laut di lintasan Selat Sunda khususnya di wilayah perairan Pelabuhan Bakauheni bagi pemudik dalam arus mudik tahun 2017 (1438 Hijriyah), Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairudda) Kepolisian Daerah Polda Lampung mulai melakukan patroli perairan di alur masuk dan alur keluar semua dermaga Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

Menurut Inspektur Satu Joko selaku Kepala tim search and rescue (Katim SAR) Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairudda) Kepolisian Daerah Polda Lampung, kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi ramadan dan hari raya (Ramadniya) Krakatau 2017.

Inspektur Satu Joko menyebut, operasi yang akan dilaksanakan selama operasi Ramadniya Krakatau 2017 tersebut dimulai sejak H-7 lebaran hingga H+7 lebaran melibatkan sebanyak 12 personil Ditpolairudda Polda Lampung ditambah puluhan personil Polair Polres Lampung Selatan dan anggota BKO dari Mabes Polri. Selain personil yang disiagakan dengan pendirian posko antara dermaga dua dan dermaga tiga tersebut juga disiagakan satu unit perahu karet (rubber boat), RIB (Rigid inflatable boat) atau boat besar khusus untuk SAR, kapal patroli KP 2003 life jacket serta alat keselamatan lain.

“Kami sudah siaga sejak arus mudik hingga arus balik lebaran untuk memberi keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang kapal dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera agar perjalanan pemudik tidak ada hambatan,” terang Kepala tim search and rescue (Katim SAR) Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairudda) Kepolisian Daerah Polda Lampung, Inspektur Satu Joko saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (21/6/2017).

Salah satu antisipasi yang dilakukan oleh personil tim search and rescue Direktorat Kepolisian Air dan Udara Kepolisian Daerah Polda Lampung diakui Iptu Joko diantaranya adanya penumpang terjatuh dari kapal serta insiden kecelakaan di perairan Selat Sunda. Selain personil polisi tim SAR Ditpolairudda Polda Lampung juga diperkuat dengan keberadaan personil Basarnas Lampung yang sudah siaga di Bakauheni mengantisipasi kecelakaan laut.

 

Selama bertugas personil Ditpolairudda Polda Lampung melakukan patroli perairan dengan melakukan himbauan kepada penumpang kapal yang akan sandar di alur masuk dan akan berangkat di alur keluar dengan menggunakan pengeras suara. Imbauan tersebut diantaranya dengan larangan penumpang kapal berdiri di pagar pagar kapal terutama penumpang anak anak karena bisa membahayakan keselamatan penumpang.

Patroli rutin diakuinya dilakukan setiap satu jam sekali dengan mengawal kapal kapal yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak sehingga memberi kenyamanan bagi pemudik selama arus lebaran 2017. Koordinasi dengan pihak PT ASDP Bakauheni Indonesia Ferry cabang Bakauheni menurut Iptu Joko dilakukan dengan adanya kapal tug boat TB Merak yang disiagakan di pelabuhan Bakauheni.

Selain digunakan sebagai kapal pandu,kapal penarik,kapal Tug Boat TB Merak juga dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran dan membantu kapal kapal yang mengalami larat atau terbawa arus. Sejauh ini Iptu Joko menyebut kondisi cuaca di perairan Bakauheni masih cukup bersahabat dengan angin dan gelombang yang tidak mengganggu pelayaran.

 

 

Lihat juga...