Personil Kantor SAR Lampung dan Warga Berhasil Temukan Bocah Hanyut di Saluran Air

Personil Kantor SAR Lampung dan Warga Berhasil Temukan Bocah Hanyut di Saluran Air
SELASA, 11 APRIL 2017

LAMPUNG — Personil kantor Search and Rescue (SAR) Lampung berhasil menemukan korban hanyut dan tenggelam di saluran irigasi Kemiling Bandarlampung. Menurut kepala seksi humas Kantor SAR Lampung, Deny Kurniawan, korban hanyut Korban bernama Rizky (7) warga Jalan Mata Air Pal 12 Kemiling.

Proses evakuasi korban hanyut.

Rizky dikabarkan hilang saat bermain di saluran air  pada Senin sore (10/4) sehingga warga akhirnya menghubungi aparat setempat dan menghubungi pihak kantor SAR Lampung. Personil SAR Lampung yang dikerahkan ke lokasi korban dikabarkan hilang segera menerjunkan personil dengan dukungan perahu karet, truk personil dan peralatan rescue.

Setelah dilakukan proses pencarian berkooordinasi dengan masyarakat, petugas keamanan dan relawan radio antar penduduk Indonesia (RAPI) dengan melakukan proses penyisiran sejak sore hingga malam hari ungkap Denny Kurniawan korban belum bisa ditemukan. Personil kantor SAR Lampung bersama tim gabungan tersebut terus melakukan penyisiran di sepanjang saluran irigasi yang meluap dan mengakibatkan korban terseret banjir.

“Upaya pencarian telah kami lakukan hingga malam hari dan proses penyisiran dilakukan di beberapa titik hingga proses pencarian memasuki hari kedua dengan titik penemuan berada di radius lima kilometar dari lokasi hanyutnya korban,” terang kepala seksi humas kantor SAR Lampung dalam keterangan yang diterima Cendana News, Selasa (11/4/2017)

Lokasi saluran irigasi yang berada di areal perkebunan membuat proses pencarian sempat terhambat namun petugas gabungan menyisir setiap titik di saluran irigasi tersebut. Setelah proses pencarian selama lebih dari satu hari lebih, korban bernama Rizky, ditemukan dalam kondisi meninggal.

“Kami lakukan penyisiran mulai dari Jembatan baru Hajimena karena beberapa titik tidak memungkinkan untuk disisir melalui jalur darat. Setelah proses penyisiran setengah hari korban ditemukan mengambang di pinggir saluran irigasi, 5 kilometer dari lokasi musibah,” terang Denny Kurniawan.

Setelah personil gabungan menemukan korban yang sudah dalam kondisi meninggal, pihak kantor SAR Lampung segera melakukan proses evakuasi menggunakan kantong jenazah. Korban ditemukan jauh dari lokasi musibah terpaksa dievakuasi menggunakan kendaraan personil dan dibawa ke pihak keluarga. Setelah korban ditemukan jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk mendapat penghormatan terakhir dan disemayamkan.

Denny Kurniawan menyebut hujan deras yang melanda beberapa wilayah Lampung masih berpotensi mengakibatkan sungai sungai meluap sehingga ia menghimbau kepada warga untuk menjaga anak anaknya dan melarang bermain di tepi sungai atau saluran air saat kondisi cuaca sedang hujan deras.

Jurnalis: Henk Widi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi

Source: CendanaNews

Lihat juga...