KAMIS, 23 MARET 2017
PADANG — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) Burhasman Bur, memastikan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) dimulai pada 3 April untuk tingkat SMK. Sementara untuk SMA dimulai pada tanggal 10 April 2017. Sedangkan untuk tingkat SLTP/Sederajat, gelombang pertama pada 2, 3, 4 dan 15 Mei, sementara gelombang dua 8, 9, 10 dan 16 Mei 2017.
![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Burhanasman Bur. |
Ia mengakui, di Sumbar memang tidak semua sekolah yang melaksanakan UNBK. Sehingga dalam menunjang pelaksanaan ujian, juga banyak sekolah yang melangsungkan ujian dengan metode UNKP.
“Untuk sekolah yang menggelar UNKP, penyaluran pendistribusian soal ujian akan dilakukan pada H-3. Kecuali, Kabupaten Kepulauan Mentawai akan dilakukan pendistribusian lebih dulu,” katanya, Kamis (23/3/2017).
Burhasman juga memastikan, hingga saat ini, seluruh sekolah sudah siap melaksanakan ujian nasional, seperti dari segi infrastruktur dan pembagian waktu dalam pelaksanaan ujian. Menurut Burhasman, agar pelaksanaan ujian nasional berlangsung lancar, dinas pendidikan telah mendapatkan dukungan dari pihak PLN dan Telkom, terkait listrik dan jaringan internet.
Ia memaparkan, untuk sekolah yang akan melaksanakan UNBK dan UNKP pada 2017 ini, khusus UNBK bagi SMP/MTS ada sebanyak 200 sekolah, SMA/MA 160 sekolah, dan SMK 145 sekolah, dengan jumlah keseluruhan 505 sekolah yang akan melaksanakan UNBK. Lalu, untuk peserta SMP/MTS 23.024 peserta, SMA/MA 22.726 peserta, dan SMK 18.975 peserta dengan total seluruhnya 64.725 peserta.
Sedangkan, untuk pelaksanaan UNKP, sekolah yang melaksanakan SMP/MTS 1.040 sekolah, SMA/MA 337 sekolah, dan SMK 61 sekolah dengan jumlah seluruhnya 1.437 sekolah. Serta peserta, SMP/MTS 62.476 peserta, SMA/MA 30.328 peserta SMK 3.844 peserta yang totalnya 96.652.
“Jadi, memang peserta UNKP lebih banyak jika dibandingkan ujian yang dilaksanakan secara UNBK,” katanya. Ia juga mengimbau kepada para siswa/siswi agar tidak merasa khawatir atau cemas terkait akan digelarnya UNBK dan UNKP terebut.
Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Editor: Satmoko / Foto: Istimewa