Masjid Istiqlal Jadi Titik Kumpul Massa Aksi 313

JUMAT, 31 MARET 2017

JAKARTA — Masjid Istiqlal kembali menjadi titik kumpul massa yang agar Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dihukum karena kasus dugaan penodaan Al-Quran, Surat Al Maidah ayat 51. Sama seperti pada aksi sebelumnya, 411 dan 212,  ratusan massa aksi 313 sudah berada di areal masjid.

Massa aksi 313 mulai tiba di Masjid Istiqlal

Haykal Gunawan (22) asal Bogor mengaku datang ke Jakarta bersama tujuh orangnya temannya. Pria itu mengaku tiba di Masjid Istiqlal sekitar pukul 23.00 WIB. Keikutsertaannya dalam aksi ini atas keinginan pribadi.

Tidak hanya dari Bogor, salah satu peserta aksi lainnya, Panji Nugraha (20) mengatakan datang dari Serang, Banten bersama 20 orang teman-temannya ke Ibu Kota naik bus. Mereka juga mengaku jika sudah mengikuti aksi ini sejak Aksi 411 yang digelar pada bulan November 2016 lalu.

“Kita tadi naik bus dari Serang. Insha Allah pagi ini ada rombongan berangkat dari serang lagi, sekitar 20 bus,” tambahnya.

Menurut Panji, dengan 20 bus itu berarti ada sekitar 1000 jamaah lagi yang akan menyusul dari Serang. Kemungkinan menjelang Sholat Jum’at sudah sampai di Masjid Istiqlal untuk menjalankan Sholat Jum’at dan kemudian melanjutkan aksi gabungan.

Sementara Muhammad Hasan (45) asal Palembang mengatakan kedatanganya ke Jakarta untuk mengikuti kembali aksi berjihad, yang sudah dimulai sejak November 2016 lalu. Ia dan rekan-rekannya rela merogoh kocek pribadi untuk naik pesawat ke Ibukota.

Hasan juga mengaku merasa terpanggil untuk bersama-sama turun ke jalan menuntut Presiden Joko Widodo mencopot Ahok, karena sudah berstatus sebagai terdakwa. Hasan berharap, terdakwa penistaan agama Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dipenjara.

Massa aksi 313 mulai tiba di Masjid Istiqlal

Aksi 313 yang digelar ini ada empat tuntutan, antara lain meminta Ahok segera dipenjara.
Selain itu, aksi 313 ini nanti juga meminta untuk mencopot Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. FUI melihat dengan belum dipenjarakannya Ahok itu merupakan bentuk ketidakdilan yang melecehkan umat Islam.

Jurnalis: Bayu Arsita M/Redaktur: ME. Bijo Dirajo/Foto: Bayu Arsita M

Lihat juga...